nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Tak Terima Listrik Naik, Ajukan Keluhan Pakai Kartu Miskin ke PLN

Feby Novalius, Jurnalis · Selasa 27 Oktober 2015 10:55 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2015 10 27 19 1238712 tak-terima-listrik-naik-ajukan-keluhan-pakai-kartu-miskin-ke-pln-6nEZMZ9NXq.JPG Ilustrasi: (Foto: Okezone)


JAKARTA – PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) siap menerima keluhan dalam menerapkan pemangkasan penerima subsidi listrik. Jika nanti harga listrik pengguna 900 megawatt (mw) di rumah naik, padahal rumah tersebut masuk kategori kalangan tidak mampu, maka dapat mengajukan keluhan memakai kartu miskin.

Direktur Utama PT PLN, Sofyan Basyir, mengatakan bahwa rencana pemangkasan subsidi tarif listrik bukanlah untuk menghilangkan subsidinya, tapi ini bentuk tindakan tegas. Jadi, rakyat yang tidak miskin tidak dibolehkan dapat subsidi. Jika berdasarkan data TNP2K, rakyat miskin terdapat 15,5 juta, sementara rentan miskin 24,5 juta orang.

"Jadi kalau pengguna 900 mw ini komplain karena rakyat miskin, maka dia mengajukan surat kartu miskin saja. Tapi kita laksanakan 900 mw ini karena ada 20 juta pelanggan atau 24,5 juta miskin dan pramiskin kita enggak sentuh dulu," ujarnya, usai melakukan upacara HUT Ke-70 Hari Listrik Nasional, di Kantor Pusat PLN, Jakarta, Selasa (27/10/2015).

Jika benar rakyat miskin, ajukan komplain, dan PLN akan menindaklanjuti dengan melakukan pemeriksaan lagi.

Sofyan inginkan elektrifikasi meningkat dan pengguna subsidi pun tepat sasaran. Pengguna listrik yang berhak menerima subsidi merupakan rakyat miskin, dan subsidi ini bukan untuk disalahgunakan.

"Satu rumah ditempel beberapa meteran akan kita tertibkan agar elektrifikasi meningkat, pelayanan meningkat, dan kita pastikan kalau subsidi itu benar-benar bagi rakyat miskin yang berhak dan layak menerima subsidi," ujarnya.

Sofyan mengatakan langkah ini akan dilakukan secara bertahap. Akan direncanakan dimulai 1 Januari 2016.

"Jadi saya ingatkan, jika Anda merasa rakyat miskin, Anda bisa komplain dengan membawa kartu miskin ketika tarif Listrik Anda menjadi mahal," tuturnya.

(rzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini