nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

PLTS di Wilayah Perbatasan Indonesia-Malaysia Diresmikan

Dina Prihatini, Jurnalis · Rabu 28 Oktober 2015 10:01 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2015 10 28 19 1239269 plts-di-wilayah-perbatasan-indonesia-malaysia-diresmikan-WQ6lG8cLOQ.jpg Ilustrasi solar Cell. (Foto: Reuters)

PONTIANAK - Gubernur Kalbar Cornelis meresmikan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) 15 kWp di Dusun Mungguk Desa Rantau Prapat, Kabupaten Kapuas Hulu, yang merupakan kawasan perbatasan Indonesia-Malaysia.

PLTS terpusat di Dusun Mungguk Desa Rantau Perapat ini menggunakan anggaran APBD pemerintah provinsi Kalbar sebesar Rp1,7 miliar dengan jumlah energi 1.327 per rumah per hari dengan panjang JTR 1.200 meter, memiliki jumlah konsumen 51 rumah dan 20 unit lampu jalan.

"Pembangunan PLTS ini merupakan keseriusan pemerintah dalam memenuhi kebutuhan listrik masyarakat, termasuk untuk siswa belajar malam hari," ungkap Cornelis kepada wartawan usai peresmian, Rabu (28/10/2015).

Menurutnya, pembangunan PLTS ini merupakan implementasi nawacita Presiden Joko Widodo, yang secara lengkap yaitu, swasembada pangan, pembangunan jalan dan jalan tol, pembangunan trans kereta api, poros jalan perbatasan, pembangunan pelabuhan laut atau tol laut, pemenuhan kebutuhan listrik rakyat, pembangunan irigasi, menghentikan kegiatan illegal logging dan darurat Narkoba.

Selain itu, Cornelis meminta supaya Kepala Dinas Pertambangan dan energi Provinsi Kalimantan Barat agar menginventarisasi potensi energi di Kapuas Hulu dan di kabupaten lain di Kalbar. "Termasuk listrik dari Sosekmalindo untuk perbatasan, saat ini baru dimulai pembangunan Sutet mulai dari Bengkayang sampai Kapuas Hulu," jelasnya.

Sekadar informasi, pada 2015 ini telah di bangun beberapa pembangkit listrik yang manfaatnya energi baru terbarukan dengan sumber pendanaan dari APBN, APBD Provinsi/Kabupaten/Kota dan BUMN, yaitu antara lain PLTM, PLTMH, PLTS terpusat dengan total kapasitas 290 kWp di 19 lokasi, SHS, SKEA serta hybrid surya dan angin satu unit dengan total kapasitas sebesar 3,233 MW.

(mrt)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini