nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Harga Premium Tak Turun, Rakyat Dipaksa Subsidi Pertamina

Raisa Adila, Jurnalis · Sabtu 31 Oktober 2015 09:21 WIB
https: img.okeinfo.net content 2015 10 31 19 1241266 harga-premium-tak-turun-rakyat-dipaksa-subsidi-pertamina-Yngv6LmK4E.jpg Ilustrasi SPBU milik Pertamina. (Foto: Okezone)

JAKARTA - Ketua Komisi VII Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Kardaya Warnika menyatakan, saat ini Indonesia sedang dalam situasi krisis ekonomi khususnya di bidang energi. Tidak hanya itu, dia menyatakan rakyat saat ini seakan dipaksa memberi subsidi kepada PT Pertamina (Persero).

"Kondisi saat ini dalam situasi krisis ekonomi di bidang energi dan BBM rakyat dipaksa subsidi Pertamina karena harga BBM Premium dan Solar, khususnya Premium ditetapkan tujuh bulan lalu asumsi USD60 kurs Rp12.500," kata Kardaya di Gedung DPR, Jakarta, semalam.

Menurutnya, mulai akhir Juni lalu, harga minyak terus turun, bahkan berada di titik terendah USD40 per barel. "Turunkan harga BBM karena biaya pengadaan sudah turun karena terjadi pelemahan Rupiah hanya sembilan persen sementara harga minyak turun 30 persen," kata dia.

Pertimbangan kedua, saat ini seluruh dunia rakyatnya sedang menikmati harga BBM rendah karena harga minyak rendah. Hal inilah yang membuat Pemerintah perlu menurunkan harga BBM.

"Pemerintah bilang enggak bisa turun karena harus menutupi rugi Pertamina. Artinya rakyat hari ini subsidi Pertamina. Karena semestinya rakyat menikmati harga BBM rendah," tandas dia.

(mrt)

Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini