nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

60 Tahun Bill Gates, dari Bertemu Warren Buffet hingga Pensiun

Dhera Arizona Pratiwi, Jurnalis · Minggu 01 November 2015 00:17 WIB
https: img.okeinfo.net content 2015 10 31 213 1241428 60-tahun-bill-gates-dari-bertemu-warren-buffet-hingga-pensiun-0jR22FB4aL.jpg Bill Gates. (Foto: Reuters)

NEW YORK – Pendiri Microsoft, William Henry Gates III atau yang lebih dikenal dengan nama Bill Gates berulang tahun ke 60 pekan ini. Selama bertahun-tahun taipan teknologi berzodiak Scorpio ini selalu dinobatkan sebagai orang terkaya di dunia.

Akan tetapi, dengan kekayaan yang berlimpah, dia selalu terlihat rendah diri dan itu dibuktikan dengan yayasan dermawan yang dia dirikan, Bill & Melinda Gates Foundation.

Dilansir dari laman CNN, Kamis berikut perjalanan hidup Bill Gates dalam mendirikan Microsoft hingga akhirnya dia pensiun dari perusahaan teknologi besar yang dia dirikan tersebut.

Gates cilik mulai belajar pemrograman di Lakeside School ketika berusia 13 tahun, tepatnya pada 1968. Di sekolah ini pula lah dia bertemu dengan Paul Allen, salah satu rekannya dalam mendirikan perusahaan teknologi terbesar, Microsoft.

Lulus SMA, Gates melanjutkan kuliah di Harvard University. Sayangnya, dia hanya mengenyam pendidikan di sana selama dua tahun setelah akhirnya kampusnya memutuskan dia di drop-out (DO). Pada tahun yang sama saat dia di-DO, yakni 1975, dia bersama teman sekolahnya di Lakeside School, Allen memutuskan untuk mendirikan “Micro-soft” Albuquerque, New Mexico. Keduanya ketika itu masih tergolong sangat muda, bersama-sama berusia 20 tahun.

Enam tahun kemudian, pada 1981, Gates menciptakan sistem operasi komputer versi 16-bit bernama MS-DOS bersinergi dengan komputer IBM. Akan tetapi, MS-DOS yang merupakan singkatan dari Microsoft Disk Operating System ini sangat sulit digunakan oleh orang banyak.

Sadar akan sistem MS-DOS racikannya menyulitkan para pengguna, empat tahun kemudian Gate lantas kembali meluncurkan suatu sistem operasi yang lebih memudahkan penggunanya, yakni Windows. Di mana penggunanya tidak perlu lagi mengetik MS-DOS. Perusahaan sengaja menggunakan nama itu dengan alasan bahwa nama itu sangat menggambarkan sebuah sistem operasi komputer layaknya jendela yang muncul di layar komputer penggunanya.

Setelah sukses meluncurkan Windows pada 1985, enam tahun kemudian Gates pertama kalinya bertemu dengan investor tersohor asal AS, Warren Buffett. Gates yang ketika itu berusia 36 tahun enggan memenuhi pertemuan tersebut dengan alasan dirinya takut tidak akan ada hal yang bisa diperbincangkan.

“Ternyata kami memiliki banyak untuk dibicarakan," tulis Gates dalam blog-nya pada Mei.

"Warren adalah mentor yang fantastis sekaligus teman," sambungnya.

Empat tahun semenjak pertemuannya dengan Buffett ternyata dia mampu memetik pelajaran atau perbincangan dengan Buffett. Alhasil, Gates dinobatkan menjadi orang terkaya di dunia pada usia 40 tahun versi Forbes. Ketika itu kekayaannya senilai USD13 miliar.

Akan tetapi, pada 1998, Microsoft digugat Departemen Kehakiman AS lantaran dinilai melanggar aturan anti-trust dan taktik bisnisnya dianggap anti-kompetitif dan menyesakkan inovasi. Microsoft dinyatakan bersalah dan dikenakan denda.

Departemen Kehakiman menggugat lantaran inovasi Microsoft dalam membuat PC untuk menggunakan Internet Explorer, tergolong dalam persetujuan anti persaingan dengan penyedia jasa layanan internet lainnya. Selain itu, Microsoft juga digugat lantaran dinilai selalu berusaha untuk merayu Netscape untuk tidak bersaing dengan Microsoft dan memisahkan pasar browser.

Pada 2000, Gates berusia 45 tahun dan menyatakan mundur sebagai CEO Microsoft. Namun dia masih akan tetap memainkan peran di balik perusahaan besarnya tersebut sebagai Chief Software Architect. Sedangkan saat itu Steve Ballmer menjadi CEO Microsoft menggantikan Gates. Pada tahun yang sama pula, Gates meluncurkan Bill dan Melinda Gates Foundation, sebuah yayasan yang bertujuan untuk memberantas kemiskinan dan untuk meningkatkan pendidikan di AS.

Delapan tahun kemudian, 2008, ketika berusia 58, Gates secara resmi meninggalkan pekerjaan rutinnya di Microsoft, akan tetapi dia tetap berperan sebagai dewan utama Microsoft. Pada 2014, Gates resmi turun sebagai dewan utama Microsoft dan menjadi CEO penasihat teknologi bagi CEO baru Microsoft, Satya Nadella.

(mrt)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini