nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Kementerian ESDM Siapkan USD20 Miliar untuk Infrastruktur Gas

Puji Sukiswanti , Jurnalis · Senin 02 November 2015 12:33 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2015 11 02 19 1242080 kementerian-esdm-siapkan-usd20-miliar-untuk-infrastruktur-gas-v8yHcTBnqe.jpg Ilustrasi: Reuters

KUTA - Untuk membangun ketahanan energi nasional, Kementerian Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) akan membangun infrastruktur gas dengan dana minimal USD20 miliar.

“Minimal USD20 miliar itu untuk membangun infrastruktur gas kita dengan jangka 15 tahun. Dan ini membutuhkan bantuan stakeholder yang ada,”kata Direktur Jenderal Migas Kementrian ESDM, IGN Wiratmaja Puja di Kuta, Senin (2/11/2015).

Potensi sumber energi gas yang dimiliki Indonesia sangat luar biasa, namun minimnya infrastruktur membuat distribusi gas tidak bisa disalurkan ke seluruh pelosok wilayah yang ada di negeri ini.

“Untuk itu kami dari pemerintah terus mendorong perubahan paradigma yang ada, tidak hanya mengandalkan gas saja untuk mendulang pendapatan. Tetapi juga kami juga mendorong untuk memanfaatkan gas untuk pertumbuhan ekonomi yang ada,”jelasnya.

Saat ini pihaknya mengadakan sarasehan stakeholder gas bumi nasional 2015 yang diharapkan dengan adanya acara tersebut para peserta mampu memberikan solusi yang terbaik untuk ketahanan energi Indonesia.

“Masih ada sekira 50 juta penduduk Indonesia hingga saat ini belum mendapatkan aliran listrik,” jelasnya.

Dia mengatakan, bahwa saat ini masih kurang dari 14 persen penduduk Indonesia belum merasakan aliran listrik. ”Penduduk kita dari 250 juta itu yang belum kena listrik itu sekitar 50 juta jiwa atau sekitar 14 persen. Sekarang ini bagaimana mewujudkan agar masyarakat kita bisa merasakan energi listrik semuanya,”paparnya.

Pihaknya meminta bantuan para stakeholder gas bumi untuk mewujudkan hal tersebut. Terutama untuk mewujudkan program listrik sebanyak 35.000 watt pihaknya harus dibantu dari bidang gas.

“Sekarang ini apabila kita menggunakan gas sekitar 1,000 mm maka akan menghasilkan 13.000 mega watt listrik. Dari diskusi ini kami ingin benar-benar mencari solusi agar semua masyarakat bisa menikmati aliran listrik,”ungkap dia.

Menurutnya, saat siang hari Indonesia bila dilihat dari atas terlihat jelas semuanya, tetapi pada malam hari wilayah Indonesia yang terlihat hanyalah pulau Jawa dan Bali.

“Bagaimana caranya supaya Indonesia ini bisa terang semuanya, tidak hanya di Jawa dan Bali, ini merupakan tantangan kita ke depan,”pungkasnya

(rzk)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini