nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Anak Usaha PLN Bangun Pabrik Switchgear Sutet

Dhera Arizona Pratiwi, Jurnalis · Senin 02 November 2015 13:30 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2015 11 02 19 1242117 anak-usaha-pln-bangun-pabrik-switchgear-sutet-m7ZFO96aRq.jpg Ilustrasi pembangkit listrik. (Foto: Reuters)

CIKANDE - PT PLN (Persero) melalui anak usahanya, PT Prima Layanan Nasional (PLN) Enjiniring turut meresmikan groundbreaking pabrik switchgear untuk Tegangan Tinggi (TT) dan Tegangan Ekstra Tinggi (TET) pertama di Indonesia dengan PT Crompton Prima Switchgear Indonesia (CPSI).

Presiden Direktur PT Crompton Prima Switchgear Indonesia (CPSI), Srinivasan M S, mengatakan kerja sama ini merupakan inisiatif dan upaya untuk mempromosikan industri kelistrikan di dalam negeri yang akan mendukung pertumbuhan di sektor kelistrikan.

"Pabrik harus memenuhi permintaan dalam negeri, terutama dari PT PLN (Persero) dan pasar ekspor pasar ke Asia Tenggara dan Asia Pasifik," ucapnya di Kawasan Industri Modern Cikande, Serang, Banten, Senin (2/11/2015).

Dia menjelaskan, jika melihat lebih dekat ketenagalistrikan yang ada di Indonesia, baik itu secara operasional dan struktur biaya investasi, masih mempunyai porsi yang berpengaruh signifikan terhadap nilai tukar dalam negeri. Salah satu faktornya adalah permintaan tinggi terhadap barang-barang impor serta jasa yang mana belum diproduksi atau secara domestik tersedia.

"Kombinasi dari ketergantungan dengan fakta yang semua pendapatan dari konsumen akhir didenominasi dalam Rupiah menempatkan sektor dalam risiko sistemik bisnis dari ketidakpastian nilai tukar," jelas dia.

Di tempat yang sama, Direktur Bisnis Regional Jawa bagian Tengah PT PLN (Persero) Nasri Sebayang menuturkan hal yang senada, di mana dalam beberapa tahun terakhir, perkembangan ekonomi dunia yang sangat dramatis yang diindikasikan salah satunya dengan tajam dan cepatnya fluktuasi nilai tukar mata uang berbagai negara di dunia, termasuk Indonesia.

"Fluktuasi Rupiah terhadap dolar tersebut juga merupakan salah satu risiko utama yang dihadapi PLN saat ini, mengingat masih cukup tingginya porsi mata uang asing dalam struktur komponen biaya operasi dan investasi perusahaan," paparnya.

Untuk menjawab berbagai tantangan tersebut, maka PT PLN (Persero) telah melakukan langkah-langkah antisipasi yang bersifat strategis, sebagai contoh salah satu mitigasi atas risiko fluktuasi nilai tukar mata uang adalah penerapan mekanisme lindung nilai (hedging) sesuai dengan aturan dan rekomendasi yang dibuat oleh BI.

Sekedar informasi, PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) melalui anak usahanya PT Prima Layanan Nasional (PLN) Enjiniring menandatangani kontrak kerja sama pembelian (purchase agreement) komponen switchgear dengan PT Crompton Prima Switchgear Indonesia (CPSI) pada Juni 2014.

Pabrik CPSI merupakan perusahaan joint venture antara CG International Holdings Singapore Pte Ltd (anak usaha Crompton Greaves Ltd) dan PT Prima Layanan Nasional Enjiniring (anak usaha PLN Persero).

(mrt)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini