nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Tolak Pembangkit Listrik Nuklir, Pemerintah Dinilai Bermental Tempe

Danang Sugianto, Jurnalis · Jum'at 06 November 2015 05:15 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2015 11 05 19 1244341 tolak-pembangkit-listrik-nuklir-pemerintah-dinilai-bermental-tempe-X0hcxNCQ9e.jpg Ilustrasi: Reuters

JAKARTA - Pemerintah tengah menggarap megaproyek 35 ribu megawatt (mw) guna mendorong pemerataan rasio elektrifikasi di seluruh Indonesia. Namun, dalam mega proyek tersebut pemerintah menyatakan tidak akan menggunakan teknologi nuklir.

Pengamat Energi dari Universitas Indonesia Iwa Garniwa mengatakan, sikap pemerintah yang enggan membangun PLTN sama artinya dengan menjauhi perkembangan teknologi.

"Saya sedih mendengar hal itu, kita resist teknologi. Kita malah menjauhi teknologi nuklir yang sedang marak digunakan negara lain," katanya kepada Okezone di Jakarta, Jumat (6/11/2015).

Padahal menurut Iwa, membangun proyek pembangkit listrik sebesar itu membutuhkan banyak varian sumber energi. Namun, pemerintah justru menjadikan teknologi nuklir sebagai pilihan terakhir.

"Maksud pilihan terakhir itu apa ya. Apakah ketika sumber daya alam air atau matahari itu sudah tidak ada baru kita menggunakan nuklir? ya mati kita," imbuhnya.

Menurut Iwa, jika memang sikap pemerintah menolak teknologi nuklir dikarenakan jumlah SDM yang mumpuni atau masih kurang, bisa dibangun secara bertahap.

"Bangun saja yang kecil dulu, tapi di maintenance. Kita ini tempe, teknologi yang sudah digunakan di luar negeri malah kita jauhkan, itu tempe saya bilang," pungkasnya.

(rzk)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini