nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Saham Energi Seret Wall Street di Zona Merah

Fakhri Rezy, Jurnalis · Jum'at 06 November 2015 07:19 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2015 11 06 213 1244620 saham-energi-seret-wall-street-di-zona-merah-jBAji3PYPr.png Ilustrasi: (Foto: Reuters)


NEW YORK - Saham AS melemah pada perdagangan Kamis. Setelah investor melihat pergerakan keuntungan di saham teknologi dan kesehatan sehari menjelang laporan pekerjaan AS.

Mengutip laman Reuters, New York (6/11/2015), saham energi terseret paling jauh di bandingkan sektor lain karena harga minyak mentah turun. Qualcomm (QCOM.O) ditimbang paling jatuh di S&P 500 anjlok 15,3 persen menjadi USD51,07 setelah laba perkiraan produsen chip kuartal pertama di bawah ekspektasi. Biotech Celgene (CELG.O) turun 5,3 persen menjadi USD120,46 setelah pendapatan kuartalannya tak sesuai targeti.

Secara keseluruhan penurunan terbatas oleh kenaikan saham Facebook (FB.O) karena kuatnya hasil kuartalan perusahaan media sosial, dan kenaikan 0,4 persen pada sektor keuangan. Saham Facebook melonjak 4,6 persen menjadi USD108,76.

Investor sedang mencari untuk laporan nonfarm payrolls hari Jumat karena mereka memperhitungkan apakah Federal Reserve akan menaikkan suku bunga pada bulan Desember.

"Ini adalah bagian besar dari data yang diperhitungkan The Fed," kata CEO Advisors Asset Management di Monument, Colorado Scott Colyer.

Dow Jones Industrial Average turun 4,15 poin atau 0,02 persen ke 17.863,43, S & P 500 kehilangan 2,38 poin atau 0,11 persen, ke 2.099,93 dan Nasdaq Composite turun 14,74 poin atau 0,29 persen ke 5.127,74.

Tujuh dari 10 sektor terbesar S&P ditutup melemah. Dengan S&P sektor energi turun 1 persen. Saham Chevron (CVX.N) turun 2,3 persen menjadi USD94,55 dan Exxon (XOM.N) turun 1,4 persen pada USD84,81.

Sekitar 7,3 miliar saham berpindah tangan di bursa AS, dibandingkan dengan 7 miliar rata-rata harian selama 20 hari perdagangan terakhir.

(rzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini