nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

MT Haryono Kian Seksi untuk Investasi Properti

Agregasi Kamis 19 November 2015 06:31 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2015 11 18 470 1251741 mt-haryono-kian-seksi-untuk-investasi-properti-YxOAD87dC1.jpg Ilustrasi: Okezone

JAKARTA – Seiring dengan makin langkanya lahan di kawasan central business district (CBD), pengembangan kawasan bisnis pun mulai mengarah ke Timur. Buktinya, belakangan ini gedung-gedung jangkung, baik perkantoran, komersial, maupun hunian, mulai menghias kawasan MT Haryono, Cawang dan sekitarnya.

Pasar properti di Indonesia, khususnya Jakarta, memiliki potensi besar berkembang di tingkat regional. Pasalnya, harga sewa perkantoran, apartemen, dan kondominium mewah di Jakarta masih lebih murah dibandingkan negara-negara tetangga.

“Ke depan, potensi ini lebih besar karena rencana pemerintah mempercepat akses infrastruktur Jakarta. Infrastruktur baik, politik stabil, maka dampaknya harga properti dapat meningkat,” papar Director of Research Savills PCI, Anton Sitorus di Jakarta.

Menurutnya, salah satu kawasan di Jakarta yang bakal berkembang adalah Jakarta Timur, khususnya seputar Cawang–MT Haryono dan koridor by pass. Dukungan kelengkapan infrastruktur dan sarana aksesibilitas membuat kawasan ini semakin seksi sebagai lokasi investasi properti.

“Sebetulnya potensi Jakarta Timur tidak berbeda jauh dengan daerah lain di Jakarta, hanya kalah image. Tapi justru potensi besarnya sebagai daerah komersial muncul sekarang, ketika lahan daerah lain di Jakarta semakin terbatas dan mahal,” katanya.

Dia mencontohkan pasokan apartemen dan ruang ritel di Jakarta Timur masih terbatas. Ke depan, pasokan akan tumbuh seiring makin lengkapnya infrastruktur pendukung seperti jalan dan sarana transportasi publik.

Posisi Cawang yang berada di simpul empat ruas tol dan rencana pembangunan Light Rail Transit (LRT) juga ditengarai akan menjadi pemicu perkembangan kawasan komersial di sini.

“Jika pembangunan LRT berjalan sesuai rencana, otomatis membuat kawasan bisnis di Jakarta Timur ikut bertumbuh,” terang Anton.

(rzk)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini