Jadi 'Fakir' Wifi, Cara Cerdas Tekan Pengeluaran Pulsa

Feby Novalius, Jurnalis · Jum'at 27 November 2015 06:13 WIB
https: img.okezone.com content 2015 11 26 320 1256500 jadi-fakir-wifi-cara-cerdas-tekan-pengeluaran-pulsa-hLucSftOM7.jpg (Foto: Okezone)

JAKARTA - Banyak orang kerap mengandalkan wifi untuk koneksi internet mereka. Tak jarang para pencari wifi tersebut disebut fakir wifi. Meski demikian, menjadi fakir wifi adalah salah cara untuk memenuhi kebutuhan berselancar di dunia maya tanpa mengeluarkan banyak biaya.

Ketua Financial Planning Standards Board Indonesia, Tri Djoko, Santoso mengatakan dalam setiap penghasilan bulanan, setiap orang harus bisa menyisihkan 30 persen penghasilannya untuk biaya kebutuhan. Begitu juga yang penghasilannya tidak tetap atau tidak menentu, dengan menabung untuk memenuhi setiap kebutuhan.

"Internet masuk keinginan, tapi sekarang sudah menjadi kebutuhan. Handphone sekarang masuk kebutuhan, tapi ingat sebelumnya kan kita punya bujet 30 persen dan uang itu mesti dijaga. Sehingga kebutuhan internet bisa terpenuhi," jelasnya kepada Okezone di Jakarta.

Tri menjelaskan salah satu upaya meminimalisir biaya internet adalah dengan memanfaatkan wifi di lokasi tempat kita berada. Dengan cara ini pulsa atau kuota internet tidak akan tersedot dan meminimalisir perpanjangan kuota atau pulsa internet.

"Kalau saya edukasi diri sendiri dan anak-anak saya, kalau ada wifi ya matikan kita punya internet. Itu enggak sedot pulsa atau kuota kan. Dengan begitu kita mengurangi bujet, karena bisa memperpanjang waktu kuotanya habis," paparnya.

Menurutnya, yang terpenting saat ini gunakan internet secara cukup. Tidak menyalakan 24 jam full atau pakai internet untuk keperluan yang perlu. "Ya semua kembali

pada kebijakan kita, enggak mungkin kan kita pakai internet 24 jam, bisa kita kita gunakan untuk yang perlu,"paparnya.

(wdi)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini