Share

Seluk-beluk Mencuci Spring Bed dan Kasur

Rani Hardjanti, Jurnalis · Minggu 29 November 2015 00:11 WIB
https: img.okezone.com content 2015 11 27 470 1256933 seluk-beluk-mencuci-spring-bed-dan-kasur-pn7l7A7kjS.jpg (Foto: Okezone)

JAKARTA - Kasur sangat mempengaruhi kualitas tidur. Jika dibiarkan kotor dan bau maka bisa menggagu istirahat bahkan menimbulkan alergi. Apalagi jika Anda masih memiliki anak kecil yang kerap mengompol.

Teknik cuci spring bed dan kasur busa tidak berbeda. Namun, hindari penggunaan air yang terlalu banyak. Kasur yang terlalu basah akan membutuhkan waktu lebih lama untuk menjadi kering dan bisa memicu pertumbuhan jamur. Selain mencuci seprai secara rutin dan mencuci kasur untuk menghilangkan noda, mengangin-anginkan kasur seminggu sekali merupakan salah satu cara terbaik untuk memastikannya tetap bersih dan kering.

Setiap kali Anda mengganti seprai, bukalah jendela dan pintu kamar untuk membiarkan udara segar masuk. Pertimbangkan untuk menyedot debu pada kedua sisi kasur.

Jika Anda tidak memiliki mesin pengisap debu, bawa kasur keluar rumah dan pakai penebah kasur untuk menjatuhkan debunya.

Membawa kasur Anda keluar dan mendiamkannya di bawah paparan langsung sinar matahari juga memiliki banyak manfaat positif.

Setelah dijemur, pasang kembali kasur dengan posisi terbalik atas-bawah dan kanan-kiri. Kalau Anda tidak memiliki terlalu banyak waktu atau tenaga untuk sering membolak-balik kasur, lakukan paling tidak empat kali dalam setahun untuk mencegah kasur cekung pada satu bagian atau sisi.

Berikut ini cara mencuci spring bed dan kasur busa secara efektif:

1. Atasi noda baru secepat mungkin. Noda yang telah lama kering akan lebih sulit dihilangkan.

2. Gunakan kain mikrofiber dan satu botol semprotan berisi air dingin. Air hangat atau air panas membuat noda semakin meresap sehingga lebih sulit dihilangkan.

3. Semprotkan sedikit air pada noda, lalu tepuk-tepuk noda menggunakan kain mikrofiber mulai dari bagian luar bercak menuju pusat noda dan pastikan nodanya tidak meluas.

4. Jangan tergoda untuk menggosok noda karena ini akan membuatnya semakin meluas.

5. Setelah menghilangkan nodanya sebanyak mungkin menggunakan air, gunakan bahan-bahan yang dijelaskan pada bagian bawah artikel ini untuk menghilangkan sisa nodanya. Mulailah dengan bahan yang paling lembut terlebih dulu, terutama kalau kasur Anda terbuat dari serat alami.

6. Selesai menuntaskan seluruh noda, biarkan kasur mengering secara alami atau lebih baik lagi di bawah sinar matahari langsung.

Lalu bagaimana jika spring bed atau kasur terdapat noda darah dan ompol?

Membersihkan bekas noda darah dan ompol di kasur disarankan memakai bahan pembersih alami, karena sifatnya yang lembut namun tetap efektif menghilangkan noda.

Cobalah bahan-bahan berikut ini di area kecil yang tersembunyi terlebih dulu dan ikuti petunjuk perawatan spring bed atau kasur Anda. Berikut ini rinciannya seperti dikutip Cleanpedia.

Cuka dan air - Buatlah campuran dengan komposisi empat bagian air dan satu bagian cuka. Cuka merupakan antibakteri alami yang efektif menghancurkan noda protein.

Campuran garam dan air - Campuran ini efektif untuk mengatasi noda darah. Oleskan campuran garam dan air pada noda dan tunggu beberapa saat sebelum mengerik dan membilas nodanya.

Campuran bubuk soda kue - Bubuk soda kue merupakan penetral bau sehingga baik digunakan untuk menghilangkan bekas urine. Buatlah campuran bubuk soda kue dan air, lalu oleskan pada bercak.

Larutan sabun cuci piring - Buatlah larutan sabun cuci piring dan air, lalu oleskan pada noda dan biarkan meresap, kemudian tepuk-tepuk hingga bersih.

Produk pembersih komersial - Jika Anda menggunakan produk pembersih siap pakai yang dijual di toko, pastikan Anda mengikuti instruksi pada kemasannya. Kandungan zat kimia yang kuat harus digunakan secara berhati-hati agar tidak merusak serat kasur atau spring bed. Baca juga petunjuk perawatan kasur pada buku manual spring bed.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini