SMF Harap Perbankan Rajin Rilis Efek Beragun Aset

Dedy Afrianto, Jurnalis · Jum'at 04 Desember 2015 16:22 WIB
https: img.okezone.com content 2015 12 04 278 1261036 smf-harap-perbankan-rajin-rilis-efek-beragun-aset-uCBsGU6fzX.jpg Ilustrasi : Okezone

JAKARTA – Program pemerintah untuk membangun 1 juta rumah dinilai akan memberatkan jika tidak mendapatkan bantuan dari pihak perbankan. Pasalnya, pemerintah perlu mengeluarkan dana subsidi hingga Rp200 triliun dalam setahun agar program tersebut tercapai.

Direktur Utama PT Sarana Multigriya Finansial (SMF) Raharjo Adisusanto menuturkan, program pemerintah untuk membangun 1 juta rumah seharusnya menjadi potensi bagi perbankan untuk menerbitkan efek beragun aset surat partisipasi kredit perumahan rakyat (EBA-SP KPR).

“Secara tidak langsung ini potensi. Setiap tahun harus dibangun 750.000 unit rumah. Belum untuk pertambahan penduduk kita. Diperhitungkan pertambahan penduduk kita 1,5 persen dibutuhkan rumah baru 800 ribu unit rumah. Resuming saja satu rumah harganya 200 juta, artinya kalau 1 juta rumah program pemerintah yang bisa dipenuhi diperlukan dana 200 triliun per tahun untuk pembiayaan perumahan,” ujarnya di Gedung Bursa Efek Indonesia, Jumat (4/12/2015).

Untuk itu, Rahardjo berharap akan semakin banyak bank yang menerbitkan EBA di bursa saham. Hal ini diperlukan agar sekuritasisasi perbankan yang memberikan KPR dapat dipercepat hingga 1 tahun dari sebelumnya yang membutuhkan waktu 15 hingga 20 tahun.

Dalam jangka panjang, Rahardjo berharap akan ada 5 hingga 6 bank di Indonesia yang akan menjalin kerjasama dengan SMF untuk menerbitkan EBA di lantai bursa. Bank BUMN pun diharapkan juga turut berpartisipasi dalam penerbitan EBA ini.

“Saya melihat potensinya ada di 5-6 bank di Indonesia. Karena kita mengetahui 90 persen outstanding KPR di Indonesia ada di 10 bank besar. Dan itu telah saya petakan sekitar ada 5-6 bank yang sebenarnya bisa dilakukan sekuritisasi atas tagihan KPR. Target dua bank di tahun depan. Satu bank BTN dan satu bank baru, mudah-mudahan bank umum,” tukasnya.

(rhs)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini