nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Pengusaha RI yang Lahir di Era Digital

Raisa Adila, Jurnalis · Kamis 10 Desember 2015 09:25 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2015 12 10 320 1264468 pengusaha-ri-yang-lahir-di-era-digital-VEveXmPWHV.jpg Ilustrasi belanja online. (Foto: Reuters)

JAKARTA - Saat ini era digital sudah mulai mewabah, sebab sebagian besar masyarakat menggunakan sistem digital dalam kehidupan sehari-harinya. Terlebih, saat ini aliran informasi melalui media-media komunikasi bersifat cepat, sehingga tidak heran perusahaan yang bergerak di dunia digital dengan cepat naik daun.

Hal ini juga dirasakan oleh beberapa perusahaan Indonesia yang lahir di era digital. Pengusaha tersebut dengan cerdas dan kreatif memanfaatkan momentum digital ini. Seperti dirangkum Okezone, Kamis (10/12/2015), setidaknya ada empat pengusaha Indonesia yang sukses menjalankan usahanya di era digital.

1. Nadiem Makarim (CEO Go-Jek)

Nama Nadiem Makarim sebagai Pendiri Go-Jek sudah tidak asing lagi di telinga kita. Terlebih, perusahaan penyedia jasa transportasi online ini semakin sering digunakan oleh masayarakat.

Go-Jek berdiri pada tahun 2011. Dengan memanfaatkan kecanggihan teknologi mobile, GO-JEK berhasil merevolusi industri transportasi Ojek di Indonesia.

2. William Tanuwijaya (Pendiri Tokopedia)

Bersama dengan rekannya Leontinus Alpha Edison, William membangun usaha toko online yang mereka beri nama Tokopedia. CEO Tokopedia, William Tanuwijaya mengatakan ide mendirikan toko online tersebut bermula pada 2007 dan baru benar-benar bisa berhasil diwujudkan pada 2009.

Pada 2007 dia dan temannya melihat, terdapat dua masalah yang terjadi di lapangan, yakni orang-orang yang ingin berbelanja online memiliki kekhawatiran atas risiko pengiriman seperti penipuan. Selain itu, banyak penjual-penjual yang ingin berjualan online tapi memiliki keterbatasan, entah karena keterbatasan kemampuan teknis, keterbatasan akses ke bank, logistik, hingga akses ke pasar.

Setelah berhasil memperoleh kepercayaan investor, pada 2009 pihaknya pun berhasil meyakinkan 70 toko online dan saat ini sudah berkembang menjadi puluhan ribu penjual, dengan lebih dari 2 juta produk terjual per bulan dan bulan kemarin kami mencatatkan pertumbuhan 30 persen dalam bulan per bulan.

3. Ferry Unardi (Pendiri Traveloka)

Nama Ferry Unardi mungkin tidak begitu familiar, tetapi startup website booking pesawat yang didirikannya yaitu Traveloka sudah tidak asing lagi.

Ferry cukup berani memulai debutnya di industri e-ticketing pada usia 23 tahun atau pada 2012 silam. Background dirinya bersama rekan sebagai engineer, membuat sangat pas untuk mengembangkan sistemnya, mulai dari analisis e-commerce-nya, sistem enterprisenya, coding dan sebagainya.

Pada awal launching, Ferry mengaku sama sekali tidak ada maskapai yang bekerja sama dengannya. Namun, seiring dengan kemajuan traffic website-nya, maskapai – maskapai tersebut mulai melirik, dan bekerja sama di mana setiap transaksi kita diberikan share profit sebesar 5 persen.

4. Andrew Darwis (Pendiri Kaskus)

Andrew merupakan pendiri komunitas online terbesar di Indonesia, Kaskus. Dirinya mendirikan Kaskus pada 6 November 1999.

Pada awalnya Kaskus bertujuan untuk mengobati kerinduan mahasiswa Indonesia di luar negeri akan Indonesia melalui berita-berita Indonesia yang diterjemahkan. Seiring dengan bertambahan jumlah kaskuser, konsep situs Kaskus pun mulai cenderung berubah sebagai market place. Lambat laun banyak yang menggantungkan hidupnya dengan berjualan di Kaskus.

Andrew sekarang menjabat sebagai Chief Technology Officer (CTO) PT Darta Media Indonesia (Kaskus) sekaligus pemilik (owner) Kaskus Network lewat PT Darta Media Indonesia.

(mrt)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini