WEF 2016 Akan Buktikan Teror Tak Pengaruhi Ekonomi Indonesia

Feby Novalius, Jurnalis · Senin 18 Januari 2016 14:05 WIB
https: img.okezone.com content 2016 01 18 320 1290877 wef-2016-akan-buktikan-teror-tak-pengaruhi-ekonomi-indonesia-R46By1vaPV.jpg World Economic Forum. (Foto: Reuters)

JAKARTA - Kementerian Perdagangan (Kemendag) siap menghadiri pagelaran World Economic Forum (WEF) 2016, di Morosani Schweizwrhof, Davos Swiss. Moment WEF pun akan dimanfaatkan, pemerintah untuk mengundang para pimpinan atau perwakilan pemerintah negara seperti Swiss dan Amerika Serikat, beberapa CEO dunia, dan pimpinan media internasional untuk menghadiri acara Indonesia Night di Swiss.

Menteri Perdagangan Thomas Lembong pun ingin sekaligus memastikan bahwa dengan adanya acara bertajuk Remarkable Indonesia-the Senses of Indonesia, menunjukan kepada dunia bahwa Indonesia tidak terpengaruh aksi terorisme.

"Kami akan menunjukkan pada dunia bahwa aksi teror di Jakarta tidak berpengaruh pada ekonomi Indonesia," ujar Lembong di Kemendag, Jakarta, Sewnin (18/1/2016).

Menurutnya, Indonesia sedang fokus membangun dan meningkatkan ekspor nasional. Guna meningkatkannya, Lembong akan memanfaatkan Indonesia Night menjalin kerjasama dengan Indonesia dan tidak perlu takut bepergian ke Ibu Kota Jakarta, pasca terjadinya ledakan bom.

"Kami akan meminta para pimpinan dunia untuk menjalin kerjasama. Kami juga akan bekerja keras untuk memberikan perlindungan dalam menciptakan keamanan nasional,"ucapnya.

Lembong menambahkan, memperkenalkan Indonesia Night dalam WEF sangat penting bagi Indonesia. Pasalnya lewat forum berkelas dunia tersebut dapat menciptakan nation branding bagi Indonesia. Di mana, produk, sumber daya alam, keunikan budaya, kontribusi Indonesia terhadap pertumbuhan perekonomian dunia, serta jati diri Indonesia sebagai negara maritim dapat diperkenalkan.

"Kami berharap Indonesia Night memberikan kesan baik di benak para pimpinan dunia. Mereka memiliki jaringan luas yang mampu menyebarluaskan Citra baik Indonesia. Ini salah satu upaya menarik perhatian pemimpin dunia dan komunitas bisnis internasional yang hadir dalam acara WEF," ujarnya.

(mrt)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini