nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

5 Kesalahan yang Dibuat Pebisnis Ketika Membeli Real Estat

Dhera Arizona Pratiwi, Jurnalis · Senin 08 Februari 2016 08:09 WIB
https: img.okeinfo.net content 2016 02 05 470 1305513 5-kesalahan-yang-dibuat-pebisnis-ketika-membeli-real-estat-552nluxQ7g.jpg (Ilustrasi: Shutterstock)

NEW YORK - Real estat menjadi salah satu sumber kekayaan terbesar di berbagai negara belahan dunia. Bahkan, banyak pebisnis mulai berinvestasi dalam real estat untuk membangun dan melindungi kekayaan mereka.

Bagaimanapun, ketika masuk ke dalam dunia real estat, Anda pasti mengalami beberapa ruang kegagalan dari kesepakatan yang telah dibuat. Ada investor tak terhitung jumlahnya yang berhasil banyak mencetak keuntungan pada investasi barang tak bergerak, tapi ada juga banyak merugi sebanyak investasi awalnya.

Jika Anda seorang pebisnis yang sedang mempertimbangkan berinvestasi dalam real estat, lakukan hal terbaik Anda untuk menghindari perangkap ini dan Anda dapat berada di jalan investasi real estat yang sukses seperti yang Anda impikan.

Berikut lima kesalahan dari kebanyakan kesalahan umum yang investor real estat cenderung perbuat, seperti dilansir dari laman Huffington Post, Senin (8/2/2016):

Mereka Tidak Lakukan Persiapan

Ada banyak penelitian dan perencanaan yang perlu masuk ketika membuat pertimbangan berinvestasi dalam real estat. Sementara banyak berasumsi bahwa sebagian besar investor melakukan persiapan ketika mendapat kesempatan. Sayangnya, sebagian besar investor tidak melakukan hal penting ini.

Ada banyak orang yang mengambil kesempatan real estat dan berpikir bahwa mereka perlu segera mengambil kesempatan tersebut. Ya, mungkin beberapa investor dapat menemukan potensi kekayaan yang tersimpan dengan cara ini, tetapi biasanya pendekatan terbaik adalah menyisihkan waktu Anda, lakukan ketika ada kesempatan dan pastikan Anda membuat keputusan cerdas.

Mereka Tidak Lakukan Apapun Pada Rencana Awal

Menurut National Really Investment Advisors (NRIA), salah satu kesalahan awal terbesar yang investor cenderung menyerang ketika membeli real estat adalah bahwa mereka tidak memiliki perencanaan awal. Padahal, penting untuk menguraikan harapan Anda dari investasi real estat Anda sebelum Anda memutuskan.

Anda harus meluangkan waktu untuk benar-benar memetakan rencana investasi Anda dan bagaimana Anda berencana segera menghasilkan keuntungan dari investasi Anda. Apakah Anda ingin mendapatkan ekuitas langsung dengan menjual, atau yang Anda cari lebih untuk manfaat sewa jangka panjang? Anda perlu tahu rute yang akan diambil langsung, bahkan sebelum Anda serius mempertimbangkan membeli.

Mereka Dengarkan Orang Salah

Ada begitu banyak orang di luar sana yang berpikir mereka tahu banyak tentang real estat, tentang proyek pembangunan atau kelanjutan proyek, dan area-area yang akan dibangun proyek real estat. Orang-orang ini selalu yang paling bersedia datang untuk memberikan saran. Anda tidak harus mendengarkan saran investasi real estat dari siapa pun yang belum pernah berinvestasi di real estat.

Mereka Beli Hanya Untuk Apresiasi

Ada beberapa investor yang akan berinvestasi di properti sewa atau rumah mereka ingin mempertahankan atau menjual kembali, berharap hanya untuk apresiasi. Sewa properti dapat secara perlahan memakan biaya lebih dan lebih banyak daripada yang pernah Anda harapkan jika Anda tidak hati-hati. Bahkan, jika Anda mempertahankan dan menjual kembali rumah yang salah, itu dapat dengan mudah membuat Anda mendapatkan banyak uang.

Anda perlu mempertimbangkan membeli nilai pasar yang terpukul dan arus kas untuk jenis properti ini. Meskipun Anda dapat merencanakan untuk memiliki apresiasi pada properti Anda, seharusnya tidak menjadi satu-satunya faktor dalam rencana bisnis Anda.

Mereka Membayar Lebih

Ini mungkin tampak seperti sebuah kesalahan yang sangat mudah untuk dihindari, tetapi nyatanya ada begitu banyak investor real estat yang sayangnya berakhir membayar lebih hanya untuk sebuah properti. Hal ini mudah menjadi cemas dalam membeli sebuah properti atau menemukan kesempatan investasi yang tepat. Perasaan cemas dapat dengan mudah membuat orang mengambil tindakan terlalu cepat pada properti yang mereka sedang pertimbangkan.

Sebaiknya, jangan terburu-buru ketika Anda ingin membayar lebih pada investasi. Adapun alasannya karena dari saat Anda menandatangani dokumen, Anda sudah menempatkan seluruh diri Anda dalam investasi.

Ada baiknya Anda luangkan waktu untuk meneliti harga dan memiliki kontrol kapan waktu yang tepat untuk mengambil investasi tersebut. Dengan begitu, akan menguntungkan Anda bergerak maju dalam semua usaha investasi real estat Anda.

(dhe)

1 / 3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini