Share

Investasi Piyu, dari Saham hingga Bisnis Clothing

Yohana Artha Uly, Jurnalis · Sabtu 13 Februari 2016 06:37 WIB
https: img.okezone.com content 2016 02 12 278 1310536 investasi-piyu-dari-saham-hingga-bisnis-clothing-TB2zpKreDa.jpg Piyu (Foto: Okezone)

JAKARTA - Musisi yang akrab disapa Piyu Padi tidak hanya mahir memainkan gitar atau pun menciptakan lirik lagu romantis. Piyu juga ternyata mahir dalam berinvestasi, baik pada pasar modal maupun pada sektor riil.

Dia memulai investasi pasar modal di tahun 2003 dengan instrumen reksa dana. Mengalami kerugian, Piyu semakin mengambil risiko dengan beralih ke instrumen saham pada tahun 2008. Keuntungan trading saham yang pernah dilakukannya bahkan mencapai Rp1,5 miliar.

Kini, Piyu tengah berinvestasi pada sektor riil, yaitu bisnis clothing yang memproduksi kaos, baju, celana, jaket dan lain-lain. Bisnis ini dipilih Piyu karena sesuai dengan dunianya yang berhubungan dengan seni dan entertainment.

Sebelum memulai dengan brand sendiri, Piyu sudah lebih dahulu investasi clothing dengan menggunakan brand lain yang memberikan omzet hingga Rp25 juta. Merasa, bisnis tersebut menguntungkan, Piyu pun memulai dengan serius bisnis clothing.

Dia membuat brand sendiri dengan nama Nushock yang sudah diluncurkan sejak 2013. Keseriusannya ini, bahkan membuat Piyu pernah membawa brand-nya untuk mengikuti pameran di Las Vegas, Amerika Serikat pada tahun 2014.

Meski mengawali usaha dengan membuka toko di Jakarta, kini usaha Piyu sudah berpindah ke kota Bandung.

"Saya buka di Thamrin, tapi sekarang sudah di Bandung. Sekarang di Jakarta sudah tidak ada, hanya ada di Bandung. Jualnya lebih ke reseller, langsung jual ke buyer-buyer yang ada di kota-kota besar. Menjual via online juga," jelas Piyu, saat menyambangi redaksi Okezone, Kebon Sirih, Jakarta Pusat, belum lama ini.

Piyu memulai Nushock dengan modal Rp100 juta. Mengenai keuntungan yang di dapat, Piyu mengaku hasilnya melebihi dari omzet saat dahulu Ia menjual brand lain.

"Omzetnya belum cek, lumayanlah, baguslah, pokoknya. Sekarang udah lebih jauh (dari omzet Rp25 juta),” tutur Piyu.

Meski telah melakukan pameran di Amerika, Piyu mengaku produknya saat ini akan berada di pasar di Indonesia saja. Menurutnya dengan jumlah penduduk Indonesia saat ini sudah cukup menjadi pasar yang besar bagi produknya.

Selain itu, saat ini Piyu belum berminat untuk melakukan ekspansi usaha clothing-nya. Pasalnya, Ia sedang fokus pada karir bermusiknya.

“Iya nanti, tapi sekarang aku lagi enggak fokus lagi, lagi fokus sama karir,” tutup Piyu.(rai)

(rhs)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini