Share

3 Kiat Untung Main Saham ala Piyu

Yohana Artha Uly, Jurnalis · Sabtu 13 Februari 2016 05:45 WIB
https: img.okezone.com content 2016 02 12 278 1310540 3-kiat-untung-main-saham-ala-piyu-APSCDKZBk5.jpg Piyu (Foto: Okezone)

JAKARTA - Tak hanya pintar memainkan gitar, musisi yang memiliki nama lengkap Satriyo Yudi Wahono atau akrab disapa dengan Piyu juga memiliki kemampuan dalam berinvestasi di pasar modal.

Meski pernah kehilangan dana mencapai 70 persen dari modal yang ditanamkannya, yakni sebesar USD80 ribu pada investasi reksa dana, namun hal tersebut tak membuat Piyu menyerah untuk terus berinvestasi di pasar modal. Bahkan, dirinya mengalihkan modalnya ke produk yang lebih berisiko yaitu saham.

Piyu mengaku telah mendapat keuntungan yang signifikan dalam investasi sahamnya. Dia pernah melakukan trading dengan modal Rp175 juta dan mendapatkan keuntungan mencapai Rp1,5 miliar.

Saat menyambangi redaksi Okezone, Kebon Sirih, Jakarta Pusat, beberapa waktu lalu, Piyu pun berbagi kiat-kiat dalam berinvestasi saham.

Pertama, yang diperlukan adalah menyiapkan kecukupan modal untuk memulai investasi. Piyu juga menyatakan modal ini harus terpisah dari biaya kebutuhan rumah tangga maupun kebutuhan sehari-hari.

Kedua, perlu menyiapkan seberapa besar risiko yang akan didapatkan saat akan melakukan trading. Jangan sampai tidak memiliki pemahaman tentang investasi dan risiko yang akan didapatkan.

"Umpamanya kita punya uang Rp100, semua Rp100 kita taruh di situ. Tapi kalau kita punya 100, kita akan pikirkan risiko mana, kecukupan mana yang perlu kita masukkan. Umpamanya sampai 50 gitu ya. Ya udah itu aja. Jadi jangan berlebih dari situ," papar Piyu kepada Okezone.

Ketiga, diperlukan pengetahuan mengenai analisa teknikal dan analisa fundamental sehingga dapat mengetahui siklus naik turunnya saham.

"Bagaimana kita tahu naik turunnya saham, kita harus melihat volume, harga, dan time, kapan harus melepas,kapan harus menjual," sarannya.

Untuk memiliki pengetahuan itu semua, tentunya perlu belajar mengenai investasi saham. Piyu pun mengakui kemampuannya berinvestasi pada pasar modal tak lepas dari kebiasaanya untuk belajar.

"Belajar dari buku, belajar dari yah mengikuti seminar-seminar," tutupnya.(rai)

(rhs)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini