ARLI Minta Bantuan Kadin Bujuk Menteri Susi Batalkan Larang Ekspor

Feby Novalius, Jurnalis · Rabu 17 Februari 2016 17:38 WIB
https: img.okezone.com content 2016 02 17 320 1314642 arli-minta-bantuan-kadin-bujuk-menteri-susi-batalkan-larang-ekspor-lNieRT95Yy.jpg Menteri KKP Susi Pudjiastuti. (Foto: Okezone)

JAKARTA - Asosiasi Rumput Laut Indonesia (ARLI) mendatangi Kamar Dagang dan Industri (Kadin) untuk meminta menolak rencana Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti yang akan melakukan pelarangan ekspor rumput laut secara bertahap.

Keluhan ARLI ini pun disampaikan dan diterima oleh Wakil Ketua Umum Kadin Bidang Kelautan dan Perikanan Yugi Pryanto.

"Jadi kedatangan kami ke sini ingin meminta penguatan kelembagaan. Kita perlu pendampingan. Jadi kalau di hulu untuk petani, mereka masih membutuhkan rasionalisasi pasar rumput laut dengan skala besar," ucap Ketua ARLI Safari Aziz di Menara Kadin, Jakarta, Rabu (17/2/2016).

ARLI meminta rencana pemerintah yang akan melarang ekspor rumput laut secara bertahap tidak dilakukan. Pasalnya, pemasaran produk petani rumput laut jika mengandalkan industri dalam negeri tidak akan bisa.

"Kita minta supaya, tidak ada hambatan pemasaran produk petani rumput laut saat ini. Di mana ada wacana pemerintah Pak, yang ingin melakukan larangan ekspor bertahap,"ujarnya.

Dirinya menjabarkan, petani budi daya bersama per petani mampu memproduksi untuk satu kali panen sekira 3-5 ton kering. Sementara untuk budi daya tambak dengan luas lahan 4 ha minimal mencapai 8-10 ton kering.

"Dengan begitu petani kita akhirnya berubah hidupnya menjadi pengusaha kecil dan suatu saat berkontribusi membayar pajak. Jadi jika ada pelarangan maka hasil pertanian akan sulit terjual," terangnya.

(mrt)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini