nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Facebook Diminta Dukung RI Wujudkan Ekonomi Digital USD130 Miliar

Hendra Kusuma, Jurnalis · Kamis 18 Februari 2016 10:35 WIB
https: img.okeinfo.net content 2016 02 18 320 1315170 facebook-diminta-dukung-ri-wujudkan-ekonomi-digital-usd130-miliar-YA7W2wxj8U.jpg Ilustrasi : Reuters

JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam pertemuannya dengan Mark Zuckerberg, pendiri dan sekaligus CEO Facebook yang didampingi para eksekutif Facebook di Silicon Valley, San Fransisco, Rabu, 17 Februari 2016 waktu setempat (WS), menyambut baik kontribusi Facebook dalam pembangunan ekonomi dan budaya digital Indonesia.

"Saya harap Facebook dapat kerja sama dalam upaya Indonesia mencapai visi ekonomi digital terbesar di Asia Tenggara yang mencapai USD130 miliar pada 2020," kata Jokowi, Jakarta, Kamis (18/2/2016).

Ekonomi digital di Indonesia, kata Jokowi, dipicu oleh perkembangan UMKM. Untuk itu, Indonesia telah menyiapkan rencana aksi ekonomi digital jangka menengah dan panjang dengan fokus mempercepat pemberian akses digital bagi UMKM.

Menurut Jokowi, sejumlah kebijakan untuk mendorong tumbuhnya techopreneurs dan menarik investasi termasuk di bidang IT serta akses pembiayaan bagi UMKM telah diambil oleh pemerintah Indonesia.

Pemerintah Indonesia, lanjut Presiden, juga terus menetapkan kebijakan yang mendorong inovasi. Di antaranya program nasional menciptakan 1.000 technopreneurs serta perlindungan bagi pengusaha start up. Dalam kaitan menciptakan 1.000 technopreneurs, Indonesia mendorong Facebook untuk mendukung edukasi developer IT baru di Indonesia.

"Saya juga harap Facebook dapat mendukung upaya Indonesia untuk memberdayakan ekonomi digital bagi UMKM," kata Presiden.

Pada kesempatan ini, Jokowi juga menyampaikan bahwa dirinya telah menyerukan 'empowering leaders of peace' kepada para pemimpin ASEAN dan AS dalam KTT di Sunnylands kemarin.

Untuk itu, secara khusus Presiden berharap Facebook dapat turut menyampaikan pesan damai ini. "Saya mengajak Facebook untuk menguatkan penyebaran pesan toleransi, moderasi dan perdamaian," tambahnya.

Di kantor Facebook, Presiden dan Ibu Negara meninjau ruang kerja para pegawai Facebook, berdialog dengan pegawai Facebook dari Indonesia di Roof Top Garden, dan meninjau lokasi demonstrasi Oculus Virtual Reality. Dalam mengakhiri kunjungan di Facebook, Presiden menuliskan pesan singkat " Bersama Damai dalam Harmoni", selanjutnya membubuhkan tanda tangan di dinding Tanda Tangan Facebook.(rai)

(rhs)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini