Taspen Catat Laba Bersih Rp577 Miliar

Dani Jumadil Akhir, Jurnalis · Senin 22 Februari 2016 14:23 WIB
https: img.okezone.com content 2016 02 22 320 1318225 taspen-catat-laba-bersih-rp577-miliar-jZ1b0Nx7KU.jpg Ilustrasi: (Foto: Okezone)


JAKARTA - PT Taspen (Persero) mencatatkan laba bersih sebesar Rp577,9 miliar di sepanjang 2015. Pencapaian ini melebihi target Rencana Kerja Anggaran Perusahaan (RKAP) yang ditetapkan sebesar Rp569,98 miliar atau 101,39 persen.

Kendati demikian, jika dibandingkan perolehan laba di sepanjang 2014 sebesar Rp3,46 triliun, laba bersih 2015 turun tajam sebesar 83,32 persen.

Direktur Utama Taspen Iqbal Latanro menjelaskan, lonjakan laba bersih 2014 ini disebabkan adanya perubahan regulasi pemerintah yakni terbitnya UU Nomor 5 tahun 2015 tentang Aparatur Sipil Negara (ASN).

"Dalam aturan itu mengatur perubahan Batas Usia Pensiun (BUP) dari 56 tahun menjadi 58 tahun. Perubahan BUP ini berdampak pada penurunan nilai discounted cadangan dan beban klaim," ujar Iqbal di kantornya, Jakarta, Senin (22/2/2016).

Sementara itu, pada 2015 ini beban cadangan sudah kembali pada posisi normal dengan menggunakan BUP 58 tahun yaitu sebesar Rp6,49 triliun atau meningkat 145,2 persen dari beban cadangan di 2014 yakni sebesar Rp2,64 triliun.

Sedangkan, hasil investasi di 2015 mencapai Rp12,36 triliun yang terdiri dari hasil investasi THT (Tabungan Hari Tua) sebesar Rp5,41 triliun dan hasil investasi program pensiun sebesar Rp6,95 triliun.

"Peroleh hasil investasi di 2015 tersebut mengalami pertumbuhan 10,12 persen dibandingkan tahun sebelumnya yakni Rp11,22 triliun," imbuhnya.

Berdasarkan pencapaian kinerja perseroan tersebut, nilai aset yang dikelola Taspen di 2015 mencapai Rp172,56 triliun atau meningkat 7,06 persen dari posisi aset 2014 yang sebesar Rp161,17 triliun.

Menurutnya, 87 persen dari total aset atau sebesar Rp142,31 triliun merupakan aset investasi yang sudah tertanam pada portfolio investasi.

"Seperti portfolio deposito 31,57 persen, lalu saham, reksadana dan investasi lainnya 4,06 persen, obligasi/sukuk/KIK EBA 64,37 persen. Pencapaian tingkat hasil investasi (yield on investment) tahun 2015 adalah 9,27 persen atau meningkat dari capaian tahun sebelumnya sebesar 9,91 persen," tandas Iqbal.

(rzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini