nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Saleh Husin Ingin Minuman Beralkohol Dikendalikan dan Diawasi

Feby Novalius, Jurnalis · Kamis 25 Februari 2016 13:35 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2016 02 25 320 1321083 saleh-husin-ingin-minuman-beralkohol-dikendalikan-dan-diawasi-Pn49kxBGMI.jpg Menteri Perindustrian Saleh Husin. (Foto: Okezone)

JAKARTA - Pemerintah dan DPR tengah membahas RUU tentang larangan minuman beralkohol. Untuk itu, pemerintah mengajukan perubahan substansi dari larangan menjadi pengaturan dan pengendalian

Menteri Perindustrian Saleh Husin mengatakan, jika produk minuman beralkohol dilarang peredarannya di Indonesia, maka hal itu akan berdampak sistemik ke berbagai sektor. Bukan hanya akan menghantam industrinya, tapi juga ke sektor pariwisata dan ketenagakerjaan

"Intinya kita ingin minuman beralkohol ini dikendalikan dan diawasi. Itu yang kita tekankan ke situ. Kiita melihat berbagai aspek mulai dari industri, pariwisatanya, tenaga kerja, ya berbagai sektorlah harus kita lihat. Itu kan perlu dipertimbangkan juga," ucapnya di Gedung DPR RI, Jakarta, Kamis (25/2/2016).

Saleh menjelaskan, nantinya jika RUU tersebut jadi disahkan, maka pemerintah akan mengendalikan peredaran produk minuman beralkohol. Selain itu proses produksi dan bahan baku minuman beralkohol juga akan diawasi.

Sekadar informasi, hari ini Panitia Khusus DPR RI menggelar rapat enam Kementerian, yakni Kementerian Perdagangan, Kementerian Perindustrian, Kementerian Agama, Kementerian Kesehatan, Kementrian Keuangan dan Kementerian Hukum Dan HAM. Rapat tersebut guna membahas Rancangan Undang-Undang tentang larangan minuman beralkohol.

Menurut pemantauan Okezone, rapat kerja yang sedianya dijadwalkan pada pukul 10.00 WIB ini, baru dimulai pada pukul 11.00 WIB. Raker ini hanya berisi tentang penyerahan daftar inventaris masalah (DIM) oleh Menteri Perdagangan Thomas Lembong kepada anggota Pansus RUU Larangan Minuman Beralkohol.

(mrt)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini