nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Investasi Pabrik Mobil Esemka Rp2,1 T

Koran SINDO, Jurnalis · Senin 07 Maret 2016 13:21 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2016 03 07 320 1329549 investasi-pabrik-mobil-esemka-rp2-1-t-noDSkoK6SG.jpg Ilustrasi: (Foto: Okezone)


BOYOLALI – Nilai investasi pabrik mobil Esemka di Desa Demangan, Kecamatan Sambi, Boyolali, Jawa Tengah, mencapai Rp2,1 triliun.

Pabrik yang mulai dibangun awal Januari 2016 itu rencananya akan diresmikan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan mulai beroperasi Juni mendatang. Proses pendirian pabrik mobil Esemka sebetulnya dilakukan sejak 2014. Namun perizinannya baru dilengkapi pada Maret–Agustus 2015, termasuk analisis mengenai dampak lingkungan (amdal)-nya. Pembangunan pabrik tersebut melibatkan PT Solo Manufaktur Kreasi (SMK) dan mantan Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) AM Hendropriyono.

”Saat bicara dengan saya, Pak Hendropriyono mengatakan bahwa nilai investasi pembangunan pabrik mobil itu mencapai Rp2,1 triliun. Adapun mengenai lokasi pabrik di Boyolali, itu sesuai arahan Presiden Jokowi,” ungkap Bupati Boyolali, Jawa Tengah, Seno Samodro. Seno sendiri tidak menjelaskan detail mengenai kapasitas produksi pabrik mobil Esemka tersebut setelah resmi beroperasi nanti. Namun, setelah pendirian pabrik, pihak perusahaan akan melakukan promosi penjualan ke seluruh Indonesia. Bahkan Esemka berencana melakukan ekspansi ke luar negeri.

Pemerintah Kabupaten Boyolali sendiri telah diminta menyiapkan 2.000 tenaga kerja lulusan sekolah menengah kejuruan (SMK) asal wilayah eks Karesidenan Surakarta. Mereka yang akan direkrut antara lain berasal dari jurusan teknik mesin, listrik, dan automotif. Seno menambahkan, Hendropriyono memang sempat menyatakan akan menggandeng pabrik automotif Proton dari Malaysia. Namun Bupati mengaku keberatan karena semangat awal pembangunan pabrik mobil itu bahwa Esemka adalah mobil nasional produk asli dalam negeri.

Jadi, komponen-komponen mobil Esemka juga harus dari dalam negeri. Meski begitu, tidak menutup kemungkinan mereka juga menjalin kerja sama teknis dengan industri automotif yang telah maju seperti BMW asal Jerman. Guna mendukung pendirian pabrik mobil Esemka di wilayahnya, Pemkab Boyolali juga telah mengalokasikan anggaran Rp13 miliar untuk memperbaiki jalan Bangak–Sambi dan Sambi–Mangu.

Kedua ruas jalan itu merupakan akses utama pabrik mobil Esemka menuju jalan utama Solo–Boyolali atau tol Solo–Semarang dan Solo– Ngawi. Panjang kedua jalan diperkirakan mencapai 20 km. Bahkan pemerintah pusat berencana menjadikannya sebagai jalan nasional. Dalam waktu dekat, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono akan datang ke Boyolali untuk memeriksa kesiapan jalur Bangak–Sambi dan Sambi–Mangu yang akan dijadikan jalan nasional.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Boyolali Hendrarto Setyo Wibowo mengatakan, kedua jalur itu sebelumnya telah diusulkan menjadi jalan nasional guna mendukung pendirian pabrik mobil Esemka. Wilayah itu diprediksi akan berkembang lebih cepat sehingga Pemkab Boyolali telah menyiapkan desain pengembangan wilayah di seputar pabrik mobil Esemka. ”Bahkan rencana tata ruang di wilayah itu juga telah disusun,” tegas Hendrarto.

Pembangunan pabrik mobil Esemka ini ditargetkan rampung Juni mendatang. Dua bangunan rencananya akan didirikan untuk show room dan asembly hall stage atau gedung perakitan. Dalam pembangunan tahap awal, pihak perusahaan akan membangun show room seluas 15x30 meter di kawasan pabrik. Adapun gedung perakitan akan dibangun seluas 6.000 meter persegi (60 x 100 meter).

Selain dua bangunan yang kini dikebut pengerjaannya itu, ada sekitar delapan bangunan lain yang akan didirikan. Bangunan pabrik berdiri di atas tanah seluas 11,4 hektare (ha). Tanah seluas 11 ha di antaranya merupakan tanah kas Desa Demangan, ditambah tiga bidang tanah milik warga.

Tanah disewa selama 30 tahun dan setiap 3 tahun dievaluasi nilai sewanya mengenai penyesuaian dampak inflasi. Lahan yang disewa sebelumnya dipakai untuk tanaman tebu.

(rzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini