Program Sister City Kota Semarang Didukung DPRD

Koran SINDO, Jurnalis · Selasa 08 Maret 2016 12:00 WIB
https: img.okezone.com content 2016 03 08 470 1330456 program-sister-city-kota-semarang-didukung-dprd-y3wGNiyCOf.jpg (Ilustrasi: Shutterstock)

SEMARANG – DPRD Kota Semarang mendukung rencana pemerintah kota (pemkot) bekerja sama dalam program Sister City dengan Kota Split, Kroasia dan Ulsan, Korea Selatan.

“Saya yakin kerja sama sister city akan banyak mendapatkan manfaat bagi keduanya, Semarang dengan Split dan Semarang dengan Ulsan,” kata Ketua DPRD Kota Semarang Supriyadi dalam rapat paripurna yang dihadiri Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi.

Menurut Supriyadi, banyak potensi yang bisa dikembangkan melalui kerja sama dengan dua kota tersebut. Salah satunya mengentaskan pengangguran karena bisa menyerap banyak tenaga kerja.

“Investor asal Korea Selatan dan Kroasia bisa menanamkan investasi di Kota Semarang sehingga bisa meningkatkan perekonomian keduanya,” katanya. Selain bidang perdagangan, jasa dan investasi, kerja sama juga bisa dilakukan untuk meningkatkan infrastruktur, transportasi dan penanganan banjir. “Kerja sama dengan kota-kota lain sangat penting, bisa saling berbagi pengalaman dalam menyelesaikan persoalan yang ada,” ujar Supriyadi.

Sementara, Hendrar Prihadi menyampaikan, dalam waktu dekat akan ditandatangani nota kesepahaman (MoU) kerja sama dengan Korea Selatan dan Kroasia. Kerja sama menggunakan model Sister City atau kota Bersaudara karena Kota Split memiliki kemiripan dengan Kota Semarang. Kedua negara juga memiliki pelabuhan dan laut. Pihaknya berharap dengan adanya kerja sama bisa saling membantu dan menguntungkan.

“Mereka juga telah bersedia untuk menerima pihak Dinas Bina Marga yang akan belajar keilmuan terkait persoalan jalan, pemberdayaan manusia dan juga terkait budaya. Begitu juga di Korea Selatan juga punya potensi berupa penggunaan teknologi terbaru dalam hal infrastruktur, misalnya dalam hal pengaspalan jalan, peningkatan jalan dalam waktu yang cepat,” katanya.

Selain itu, Kroasia juga melakukan penataan wisata yang baik sehingga banyak turis datang. Sebaliknya mereka bisa mengirimkan orang-orang ke Kota Semarang untuk belajar keharmonisan etnis di Kota Semarang.

(dhe)

(rzk)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini