nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Bappenas Hitung Potensi Penghematan dari Pemangkasan Anggaran

ant, Jurnalis · Jum'at 11 Maret 2016 18:38 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2016 03 11 20 1333603 bappenas-hitung-potensi-penghematan-dari-pemangkasan-anggaran-0O3H7669cL.jpg Kepala Bappenas Sofyan Djalil. (Foto: Okezone)

JAKARTA - Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) saat ini masih mengkaji potensi uang negara yang dapat dihemat dengan adanya efisiensi anggaran yang akan dilakukan oleh Pemerintahan Jokowi-JK mulai tahun depan.

"Angkanya belum kita hitung. Tapi efisiensi anggaran itu dilakukan dalam beberapa dimensi," kata Kepala Bappenas Sofyan Djalil saat ditemui di Kantor Pusat Bappenas, Jakarta, Jumat (11/3/2016).

Dimensi pertama, adalah anggaran harus mengutamakan manfaat. Menurut Sofyan, dimensi ini menjadi tolak ukur yang paling utama. Sementara itu, dimensi kedua adalah skala prioritas.

"Jadi kita lihat kalau manfaatnya besar tapi prioritasnya kurang, itu kita utamakan yang manfaat tinggi dan realitas tinggi," ujar Sofyan.

Sedangkan dimensi ketiga yakni terkait simplikasi nomenklatur, seperti pemangkasan anggaran perjalanan dinas dan biaya seminar. Sofyan menegaskan, pihaknya akan memangkas yang kegiatan yang secara nomenklatur tidak jelas.

"Misalnya pemberdayaan nelayan. Apa itu pemberdayaan nelayan? Itu harus diperjelas. Kemudian ada nama program peningkatan jalan. Yang terjadi selama ini peningkatan jalan adalah meninggikan permukaan jalan. Padahal kan harusnya peningkatan kualitas. Nah ini yang harus diperjelas," kata Sofyan.

Sofyan juga mencontohkan Pemerintah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) yang sebelumnya dalam satu tahun terdapat 3.000 kegiatan kemudian dipotong menjadi 1.300 kegiatan. Bahkan untuk tahun ini dipangkas menjadi 900 kegiatan.

Bappenas akan menggunakan pola efisiensi anggaran yang sama melalui pendekatan baru "money follows program".

"Semua program prioritas paling pertama. Dengan cara begitu, prioritas pertama wajib dibiayai. Oleh karena itu tinggi sekali manfaatnya. Kalau ada uang baru kerjakan prioritas kedua, ketiga dan keempat. Nanti dalam APBN kita akan susun prioritas pertama sampai ke lima," ujar Sofyan.

Ke depan, dengan efisiensi anggaran tersebut diharapkan dapat membantu pemerintah untuk membiayai kegiatan lain yang tengah berjalan sehingga dapat lebih cepat bermanfaat bagi pembangunan.

(mrt)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini