Indonesia Perlu Tiru Hong Kong Soal Tata Ruang

Fhirlian Rizqi Utama, Jurnalis · Minggu 20 Maret 2016 18:47 WIB
https: img.okezone.com content 2016 03 20 470 1340936 indonesia-perlu-tiru-hong-kong-soal-tata-ruang-nc0Rcfpx0m.jpg Foto: Inhabitat

JAKARTA - Pembangunan gedung dan tata kota di Indonesia dianggap tidak memiliki konsep, sehingga tidak sedikit bangunan-bangunan justru malah mengganggu ruang terbuka hijau (RTH).

Untuk itu, menurut Senior Architect dari Urbane Indonesia Achmad D Tardiyana, Indonesia perlu mencontoh konsep pengembangan kota dari negara lain, semisal Hong Kong.

"Seperti Hong Kong memang dari awal policy-nya begitu konsep urban development-nya tidak mau mengganggu ruang terbuka hijau, jadi mereka pembangunannya memusat di satu daerah," ujarnya kepada Okezone, di sela Jakarta Design Week 2016.

Dia menuturkan, meski saat ini Indonesia dianggap cenderung terlambat untuk membuat konsep tata ruang perkotaan, khususnya di Jakarta.

"Sudah terlambat, sekarang gedung-gedung sudah terbangun, masa mau dihancurkan terus dibangun lagi, kan tidak mungkin," kata Achmad.

Untuk itu, dia pun mengingatkan kepada para pengembang maupun arsitek yang merancang gedung agar mengoptimalkan amanat UU untuk menyisihkan 30 persen sebagaian lahannya untuk RTH.

"Padahal kan sudah diamanatkan UU, tapi ya kita tahu tata ruang kita sering sekali diterabah, jadi sudah terlanjur," pungkasnya.

(rhs)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini