Share

Industri Ban Nasional Tingkatkan Daya Saing

Koran SINDO, Jurnalis · Rabu 30 Maret 2016 12:38 WIB
https: img.okezone.com content 2016 03 30 320 1349172 industri-ban-nasional-tingkatkan-daya-saing-Vk7agNVpOn.jpg Ilustrasi : Okezone

JAKARTA - Industri ban di Tanah Air terus memperkuat daya saing dengan mengembangkan pusat penelitian dan pengembangan (research and development/ R&D).

Langkah ini seiring ekspansi produksi dan perluasan pasar baik ke domestik dan ekspor. Menteri Perindustrian Saleh Husin mengatakan, fasilitas uji produk ban merupakan terobosan yang dapat membantu penelitian dalam membuat jenis ban-ban baru. ”Proving ground juga untuk meningkatkan kepercayaan konsumen di Indonesia maupun di luar negeri.

Apalagi 70 persen produksi ban kita diekspor,” ujar Saleh melalui keterangan tertulisnya kemarin. Dia melanjutkan, pemerintah sangat mendukung upaya pengembangan industri ban sebagai pertanda bahwa industri ban nasional memiliki kemampuan untuk menembus pasar global.

Diharapkanpembangunan R&D menjadi salah satu prioritas bagi produsen ban. Presiden Direktur PT Gajah Tunggal Tbk Christopher Chan mengatakan, sebagai produsen ban terbesar di Indonesia, Gajah Tunggal akan mengoperasikan proving ground di Karawang, Mei tahun ini.

Fasilitas ini merupakan pembangunan fase pertama yang akan digunakan untuk menguji ban kendaraan umum dan ban sepeda motor. ”Investasi mencapai USD100 juta dan itu hanya untuk proving ground saja,” ujarnya.

Dia mengungkapkan, pembangunan fasilitas ini sejalan dengan komitmen perseroan menghasilkanprodukyangteruji dan tepercaya. Dengan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS sekitar Rp13.400, investasi tersebut setara Rp1,34 triliun. ”Proyek ini dimulai 5 Maret 2012 dan di atas lahan seluas total 100 hektare(ha) denganrincian65ha untuk proving ground dan sisanya untuk ekspansi,” jelasnya. Pada fase kedua, Gajah Tunggal berencana membangun mulai 2017 dan ditargetkan selesai akhir 2018 atau awal tahun berikutnya.

(rhs)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini