nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Kisah Sukses Amazon Jadi Perusahaan Raksasa Dunia

Yohana Artha Uly, Jurnalis · Jum'at 01 April 2016 06:02 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2016 03 31 320 1350421 kisah-sukses-amazon-jadi-perusahaan-raksasa-dunia-PR3OqGy9As.jpg CEO Amazon Jeff Bezos (Foto: Reuters)

JAKARTA - Kebanyakan orang mungkin berpikir Amazon hanya sebagai situs belanja online, padahal sebenarnya jauh lebih dari itu. Bisnis Amazon, Inc. telah berkembang dari layanan internet hingga produksi gadget.

Perusahaan yang didirikan Jeff Bezos ini, selama 22 tahun terakhir telah menjadi perusahaan raksasa senilai USD275 miliar.

Amazon melakukan penawaran saham perdana (initial public offering/IPO) pada tahun 1997 seharga USD18. Namun saat ini, nilai saham perusahaan ini senilai USD580. Pada bulan Desember 2015, harga saham Amazon mencapai puncak tertingginya senilai USD675 per saham.

Pada tahun 2015, Amazon berhasil menghasilkan pendapatan senilai USD107 miliar, dengan laba bersih senilai USD596 juta. Bahkan, capital market Amazon melampaui Walmart sebagai perusahaan department store terbesar di Amerika Serikat (AS)

Deutsche Bank atau Bank Jerman memprediksi mayoritas penjualan berbasis toko ritel akan bergerak data. Namun, penjualan ritel Amazon berbasis internet ini akan berkembang dengan pesat.

Pasalnya, Amazon masih memiliki banyak ruang untuk terus tumbuh, tercatat hingga saat ini hanya 6 persen dari total pengusaha ritel AS dengan penjualannya berbasis e-commerce. Ini menandakan Amazon akan terus menjadi situs e-commerce terbesar di AS.

Amazon sendiri tercatat menyumbang 51 persen dari total pertumbuhan seluruh e-commerce AS, dan menyumbang 24 persen total pertumbuhan pasar ritel AS.

Selain bisnis e-commerce, layanan berbasis Cloud Computing yakni Amazon Web Services (AWS) juga turut mengambil peran bagi pendapatan perusahaan. Bisnis layanan ini diprediksi mampu meraih USD10 miliar dalam pendapatan tahun ini.

Pertumbuhan bisnis AWS sangat pesat, hingga pada tahun 2015 AWS tercatat dengan pertumbuhan pendapatan sebesar 78 persen mengalahkan pertumbuhan pendapatan Microsoft yang mencapai 12 persen.

Analis Wall Street Jeffries menyatakan pertumbuhan AWS yang begitu cepat tersebut dikarenakan inovasi fitur yang diberikan AWS. "Langkah inovasi AWS sangat mungkin tak tertandingi oleh pesaingnya," ujar Jeffries, seperti yang dikutip dari Business Insider, Jumat (1/4/2016).

Selain itu, produk gadget Amazon yakni Echo sebuah speaker Bluetooth yang bisa diajak bicara juga mendukung pertumbuhan perusahaan. Meski Amazon tidak akan menyebutkan secara spesifik angka penjualan gadget terbarunya itu, namun Echo tercatat sebagai gadget dengan penjualan terbaik.(rai)

(rhs)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini