Share

Jonan Siap Kaji Penerbangan Komersial Halim Dipindahkan ke Soetta

Hendra Kusuma, Jurnalis · Senin 11 April 2016 19:27 WIB
https: img.okezone.com content 2016 04 11 320 1360072 jonan-siap-kaji-penerbangan-komersial-halim-dipindahkan-ke-soetta-27NARDwAoL.jpg Ilustrasi: (Foto: Okezone)


JAKARTA - Menteri Perhubungan (Menhub) Ignatius Jonan siap mengkaji usulan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) yang meminta untuk memindahkan 108 penerbangan sipil atau komersial di Bandara Halim Perdanakusuma ke Bandara Soekarno-Hatta.

Usulan tersebut menjadi kesimpulan rapat kerja antara Menteri Perhubungan dengan Komisi V DPR, yang membahas mengenai perkembangan kecelakaan antara pesawat Batik Air dengan pesawat Trans Nusa beberapa waktu lalu.

"Kalau 108 dipindah ke Soetta, pelayanan air set bisa. 108 dibagi 18 jam itu tambah 6 movement. kalau di London dengan dua runway , movementnya 100 perjam," kata Jonan di Ruang Rapat Komisi V DPR, Jakarta, Senin (11/4/2016).

Menanggapi usulan tersebut, Jonan meminta pihak PT Angkasa Pura II (Persero) selaku operator Bandara Soekarno-Hatta untuk membenahi fasilitas landasan, bahkan menambah landasan. Pasalnya, saat ini west cross taxiway di Bandara Soekano-Hatta masih campur dengan take off dan landing. Oleh karena itu, kata Jonan, pihak AP II telah memulai pembangunan east cross runway.

"Saya sendiri menegur AP II untuk merawat air setnya. runway-nya bopeng-bopeng, ini harus diperbaiki," tambahnya.

Meski demikian, Jonan mengaku, membutuhkan dukungan Komisi V DPR selaku mitra kerja Kementerian Perhubungan (Kemenhub) guna merealisasikan pemindahan 108 penerbangan sipil di Bandara Halim Perdanakusuma ke Bandara Soekarno-Hatta.

Dukungan tersebut, kata Jonan, berupa moda transportasi penunjang bagi masyarakat yang ingin melakukan perjalanan menuju Bandara Soekarno-Hatta. Tidak hanya itu, kata Jonan, dukungan memindahkan 108 jadwal penerbangan sipil serta menetapkan pengoperasian Bandara Halim Perdanakusuma untuk jenis kegiatan penerbangan apa.

Jonan mengungkapkan, hingga saat ini Bandara Halim Perdanakusuma mengoperasikan tiga jenis penerbangan, militer, komersial dan general aviation atau yang biasa disebut penerbangan carter.

"Soetta itu kalau semuanya bener taxiway-nya itu pasti akan jalan, gak apa-apa 108 dipindahkan," tandasnya.

(rzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini