nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Tujuh Prinsip Kelola Uang Secara Islami

Agregasi Selasa 12 April 2016 17:58 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2016 04 12 320 1360987 tujuh-prinsip-kelola-uang-secara-islami-Bymy3dUz9a.jpg ilustrasi (foto: Okezone)

JAKARTA - Pengelolaan keuangan secara Islam bisa menjadi sebuah langkah tepat dalam mencapai keuangan yang optimal dan seharusnya dilaksanakan oleh semua kalangan masyarakat.

Di dalam prakteknya, terdapat 7 prinsip utama dalam menjalankan finansial keluarga yang sesuai dengan syariat agama Islam, di mana ke-7 prinsip ini bisa dilaksanakan untuk merencanakan kebutuhan keluarga.Berikut ini adalah 7 prinsip pengelolaan keuangan secara Islami, seperti diberitakan oleh Cermati.com.

Pendapatan

Di dalam Islam jelas dikatakan bahwa, sebagai seorang imam bagi keluarga, maka sudah seharusnya suami menafkahi istri dan seluruh anggota keluarganya dengan sumber penghasilan yang halal. Rasulullah Saw. bersabda: “Sesungguhnya Allah itu baik dan hanya menerima yang baik-baik saja.” (HR. Muslim).

Penghasilan yang diperoleh oleh suami akan dipergunakan untuk memenuhi segala kebutuhan pokok anggota keluarga, seperti: makanan, minuman dan berbagai hal lainnya yang dikonsumsi serta akan mengalir di dalam darah kita. Untuk itu, apapun jenis usaha yang dijalankan dan menjadi sumber penghasilan, haruslah halal dan membawa berkat bagi semua anggota keluarga.

Pengeluaran

Setiap umat Islam harus menghindari jumlah pengeluaran yang lebih besar daripada penghasilan, atau yang banyak dikenal dengan istilah “besar pasak daripada tiang”. Lakukan kontrol terhadap pengeluaran dengan cara mencatat dan menghitungnya dengan cermat. Jangan lupa untuk menginfakkan sebagian dari penghasilan kepada mereka yang membutuhkan.

Perencanaan jangka panjang

Miliki sebuah perencanaan jangka panjang di dalam keuangan, karena hal ini akan sangat membantu bila sewaktu-waktu terjadi hal-hal yang tidak diinginkan di mana kondisi keuangan anda menjadi buruk.

Jangan menunggu hingga hal buruk menimpa, lakukan hal ini sedini mungkin. Tabung sebagian penghasilan Anda dan persiapkan masa depan dengan matang dan terencana.

Asuransi

Anda dan keluarga bisa mengikuti program asuransi berbasis syariah, hal ini akan membantu untuk melindungi diri terhadap berbagai macam resiko yang bisa saja terjadi dan menimpa diri Anda dan keluarga sewaktu-waktu.

Pengelolaan Utang

Di dalam Islam, utang yang mengandung unsur riba adalah sebuah hal yang diharamkan, di mana hal ini biasanya berupa pengenaan sejumlah bunga pada utang yang Anda miliki. Maka sebagai umat Islam, Anda sangat dianjurkan untuk meminjam atau menggunakan jasa lembaga keuangan berbasis syariah. Hal ini akan membantu Anda menemukan sumber keuangan halal dengan menggunakan akad yang memang diperbolehkan dalam Islam.

Investasi

Di dalam Islam, melakukan investasi dalam bentuk emas, deposito ataupun saham adalah hal yang sah dan tidak dilarang. Ini bisa dilakukan untuk menjamin masa depan dan menyimpan sebagian harta yang dimiliki saat ini.

Zakat

Pada dasarnya zakat bertujuan untuk mensucikan harta yang telah dimiliki dan Allah mewajibkan hambanya untuk mengeluarkan zakat setiap tahunnya sesuai dengan penghasilan yang didapatkannya. Zakat juga merupakan hal yang wajib untuk dilaksanakan di dalam perencanaan keuangan secara Islam.

(amr)

Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini