nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Pertemuan OPEC Gagal Total, Minyak Mentah Turun 5%

Martin Bagya Kertiyasa, Jurnalis · Senin 18 April 2016 10:35 WIB
https: img.okeinfo.net content 2016 04 18 320 1365515 pertemuan-opec-gagal-total-minyak-mentah-turun-5-139KaYwsjr.jpg Ilustrasi minyak mentah. (Foto: Okezone)

SINGAPURA - Harga minyak jatuh 5 persen pada pagi ini, setelah pertemuan para produsen minyak mentah utama (OPEC) di Qatar berantakan. Akibatnya, pasar pun terancam banjir dengan bahan bakar yang tidak diinginkan.

18 negara eksportir minyak, termasuk non-OPEC Rusia, telah berkumpul di ibukota Qatar, Doha, untuk mencari kesepakatan guna menstabilkan output pada tingkat Januari hingga Oktober 2016. Namun, kesepakatan tersebut gagal total setelah Arab Saudi menuntut Iran bergabung dalam pemangkasan tersebut.

"Kegagalan ini membuat sentimen negatif dari sudut pandang psikologis. Hal ini menunjukkan ketidakmampuan semua pihak untuk bekerja sama," kata ketua eksekutif di PIRA, Gary Ross, seperti dilansir dari Reuters, Senin (18/4/2016).

Minyak mentah patokan Eropa, London Brent berjangka LCOc1, diperdagangkan pada USD40,86 per barel turun 5,2 persen sejak penutupan terakhir. Sedangkan minyak mentah berjangka Amerika, CLc1, turun 5,7 persen menjadi USD38,06 per barel.

Harga minyak telah jatuh sebanyak 70 persen sejak pertengahan 2014, karena produsen telah memompa 1-2 juta barel minyak mentah setiap hari, jauh melebihi permintaan, meninggalkan tangki penyimpanan di seluruh dunia penuh dengan bahan bakar yang tidak terjual.

Di luar gagalnya kesepakatan, ada tanda-tanda output pasar akan sedikit terpangkas akibat pemogokan pekerja minyak di Kuwait yang mungkin telah memangkas produksinya dari 2,85 juta barel per hari (bph) menjadi hanya 1,1 juta barel per hari.

Sementara di Amerika Serikat, perusahaan jasa minyak Baker Hughes Inc (BHI.N) mengatakan bahwa pengebor telah memotong rig mereka ke posisi terendah 2009, karena industri telah menderita akibat rendahnya harga.

(mrt)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini