nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

TERPOPULER: Jokowi Temui Pengusaha Kakap di 4 Negara Eropa

Martin Bagya Kertiyasa, Jurnalis · Senin 18 April 2016 19:03 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2016 04 18 320 1365987 terpopuler-jokowi-temui-pengusaha-kakap-di-4-negara-eropa-QRZs1Pj2pD.jpg Ilustrasi: Okezone

JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) bertolak menuju Berlin, Jerman, kemarin dengan menggunakan Pesawat Kepresidenan Indonesia-1 dari Bandar Udara Internasional Halim Perdanakusuma, Jakarta.

Presiden akan melakukan kunjungan kerja selama lima hari ke empat negara di Eropa, yakni Jerman, Inggris, Belgia, dan Belanda. Kunjungan ini dilakukan Presiden untuk memenuhi undangan para pemimpin negara-negara Eropa.

Melansir situs Setkab, Senin (18/4/2016), Tema kunjungan kerja kali ini adalah memperkuat kerja sama dengan Uni Eropa (UE) terutama di bidang ekonomi dan juga bersama-sama perkuat toleransi dan membangun perdamaian dunia.

Pasalnya, Uni Eropa merupakan salah satu mitra tradisional strategis Indonesia, dalam menghadapi tantangan global baru. Selain itu, Indonesia akan memprioritaskan kerjasama perdagangan, investasi, maritim serta pengelolaan air. Eropa, merupakan salah satu mitra utama perdagangan dan investasi Indonesia.

Nilai perdagangan Indonesia-Uni Eropa mencapai USD26,14 miliar pada 2015, menyebabkan Uni Eropa menjadi mitra dagang Indonesia terbesar keempat. Sementara itu, investor UE merupakan yang terbesar ketiga dengan nilai investasi sebesar USD2,26 miliar di 2015.

Dijadwalkan, selama lima hari ke depan, Presiden akan bertemu dengan Kanselir Jerman, Perdana Menteri Inggris, serta Perdana Menteri Belanda. Selain itu, yang menarik dalam kunjungan kali ini adalah pertama kali Presiden RI diterima oleh tiga Presiden UE yakni Presiden Parlemen Eropa, Presiden Dewan Eropa dan Presiden Komisi Eropa.

Presiden juga rencana akan melakukan sejumlah pertemuan bisnis dengan para pengusaha dari Eropa serta bertemu dengan diaspora Indonesia di Eropa. Dalam kunjungan kerja kali ini, Presiden didampingi Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Menteri Perdagangan Thomas Trikasih Lembong dan Staf Khusus Presiden Ari Dwipayana.

(rhs)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini