SMF: Penyaluran Pinjaman Kuartal I Capai Rp1,19 T

ant, Jurnalis · Rabu 27 April 2016 15:13 WIB
https: img.okezone.com content 2016 04 27 320 1374069 smf-penyaluran-pinjaman-kuartal-i-capai-rp1-19-t-dBexGVBRid.jpg Ilustrasi: (Foto: Okezone)


JAKARTA - PT Sarana Multigriya Finansial (SMF) Persero mencatatkan total penyaluran pinjaman Rp1,19 triliun pada triwulan I 2016 meningkat sebesar Rp1,16 triliun dibandingkan periode yang sama pada 2015 yang hanya mencapai Rp33,17 miliar.

Posisi penyaluran pinjaman juga meningkat dari sebelumnya sebesar Rp6,38 triliun pada akhir triwulan I 2015 menjadi Rp9,03 triliun pada akhir triwulan I 2016.

"Dari perkembangan kinerja SMF selama 5 tahun terakhir, tampak pertumbuhan dari tahun ke tahun meningkat cukup signifikan meskipun di tengah kondisi perekonomian yang "volatile"," kata Dirut SMF, Raharjo Adisusanto dalam konferensi pers "SMF dan Perkembangannya Kinerja Triwulan I 2016" di Jakarta, Rabu.

Ada pun, kata dia, total aliran dana kumulatif yang disalurkan sampai dengan Maret 2016, yaitu Rp21,44 triliun atau mencapai 6,60 kali dari modal disetor SMF.

"Pendapatan SMF sampai Maret 2016 mencapai Rp229,5 miliar meningkat dibanding periode yang sama pada 2015 yang mencapai Rp221,9 miliar. Sedangkan untuk laba bersih sampai Maret 2016, yaitu Rp85 miliar naik Rp14 miliar (19,72 persen) dibanding bulan yang sama di tahun lalu, Rp71 miliar," tuturnya.

Menurutnya, naiknya pendapatan tersebut berasal dari pinjaman "refinancing" yang disalurkan.

Selanjutnya, kata Raharjo, penerbitan obligasi melalui Penawaran Umum Berkelanjutan (PUB) III, tahap IV pada 2016 ini mencapai angka Rp630 miliar.

"Penerbitan surat utang ke-23 oleh SMF tersebut berperan dalam penyediaan likuiditas jangka panjang bagi penyalur KPR untuk mendukung terealisasinya Program Satu Juta Rumah yang dicanangkan oleh pemerintah," katanya.

Ia menyatakan pinjaman sebesar Rp1,19 triliun di triwulan I 2016, dialirkan melalui kerja sama "refinancing" KPR kepada dua bank, yaitu Bank Tabungan Negara (BTN) sebesar Rp1 triliun dan Bank Riau Kepri Rp190 miliar.

"Untuk Bank Riau Kepri, pinjaman tersebut merupakan pinjaman perdana yang dialirkan dari SMF," ujarnya.

Ia menambahkan pihaknya menerima mandat dari pemerintah untuk membangun dan mengembangkan pasar pembiayaan sekunder perumahan dalam rangka meningkatkan kapasitas dan kesinambungan pembiayaan perumahan yang terjangkau oleh masyarakat.

"Pelaksanaan mandat ini dapat dilihat dari pertumbuhan aliran dana kumulatif yang telah disalurkan SMF dari pasar modal ke pasar pembiayaan primer perumahan," ucap Raharjo.

(rzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini