Kuartal I, Laba HSBC Anjlok 18%

Dani Jumadil Akhir, Jurnalis · Selasa 03 Mei 2016 20:57 WIB
https: img.okezone.com content 2016 05 03 278 1379550 kuartal-i-laba-hsbc-anjlok-18-Q36RtrYTbP.jpg Ilustrasi: (Foto: Okezone)

JAKARTA - HSBC melaporkan laba sebelum pajak sebesar USD5,4 miliar di kuartal I-2016 atau turun 18 persen dari periode yang sama tahun lalu.

Berdasarkan laporan keuangan perusahaan yang dikutip Reuters, laba sebelum pajak sebelum penyesuaian sebesar USD6,1 miliar, turun dari USD7,1 miliar dalam tiga bulan pertama 2015. Tetapi, angka tersebut lebih tinggi dibandingkan dengan estimasi rata-rata analis yang memperkirakan laba mencapai USD4,3 miliar.

Seperti dilansir CNBC, Jakarta, Selasa (3/5/2016), pendapatan salah satu bank terbesar di Eropa ini pun turun 4 persen menjadi USD13,9 miliar.

CEO HSBC Stuart Gulliver menjelaskan, meskipun dalam keadaan yang sulit, kinerja HSBC cukup tahan banting.

Laba per saham 20 sen, turun dari 26 sen per saham pada periode yang sama tahun lalu. HSBC pun dijadwalkan akan membagikan dividen kuartal pertama sebesar 10 sen per saham.

Gulliver mencatat bahwa ketidakpastian pasar telah menyebabkan volatilitas ekstrim pada bulan Januari dan Februari, yang melanda pendapatan di pasar dan bisnis manajemen kekayaan.

Namun dia mengatakan model yang terdiversifikasi membantu untuk melindungi melawan dampak, mengutip kekuatan terus di perbankan komersial dan meningkatkan pangsa pasar di pasar modal utang, merger dan akuisisi Cina, dan pinjaman sindikasi.

"Laba turun melawan kuartal pertama yang sangat kuat dari 2015, tapi kami meningkatkan pangsa pasar di banyak bidang produk yang sangat penting untuk strategi kami," kata Gulliver.

(dni)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini