nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

INSPIRASI BISNIS: Usaha Sablon Hasilkan Omzet hingga Rp200 Juta per Bulan

Koran SINDO, Jurnalis · Selasa 03 Mei 2016 11:39 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2016 05 03 320 1378978 inspirasi-bisnis-usaha-sablon-hasilkan-omzet-hingga-rp200-juta-per-bulan-x6DSmVmiH9.jpg Foto: Koran Sindo

MEDAN - Yosephine N Sembiring membuka usaha sablonnya di Medan sejak 2012. Secara perlahan, usaha dengan nama Sablon Medan yang didirikannya sudah menerima banyak pesanan baik dari dalam maupun luar kota dengan omzet Rp200 juta per bulan.

Perempuan yang berprofesi sebagai dosen di Universitas Methodist Medan ini menilai bisnis garmen merupakan bisnis primer berkaitan dengan jutaan konsumen. Alasannya cukup realistis karena kaos adalah salah satu produk fashion yang selalu up to date. Tak pernah habis trennya dan selalu ramai peminat.

Ditambah lagi, sekarang produk kaos makin banyak diminati untuk couple, komunitas, kelas, club, gathering dan lainnya. Jadi, dalam kacamata bisnis ibu dari tiga orang ini, pasar garmen sablon masih terbuka lebar. “Sementara di Medan, jumlah pelaku usaha di industri kreatif pembuatan garmen masih sedikit.

Itu sebabnya saya tergerak untuk memulai bisnis garmen dan ingin mengalahkan (bisnis) serupa di Jawa,” katanya kepada KORAN SINDO MEDAN baru-baru ini. Tak tanggung-tanggung, dengan merogoh kocek dari tabungannya sendiri usahanya terus berkembang. Bahkan dia berhasil menjadi finalis Wirausaha Muda Mandiri 2015.

Dengan menjadi finalis itu, keahliannya bertambah seiring mengikuti workshop konveksi, sablon ditambah lagi dia sudah memiliki studio desain serta staf pegawai lokal terlatih berjumlah 30 orang. “Kalau sebelumnya saya masih pesan kaos atau tinta dari Bandung, sekarang sudah tidak perlu lagi order dari Bandung, Jakarta atau jauhjauh ke Yogyakarta.

Kami sudah bisa produksi dengan kualitas sama dengan di kota-kota itu,” ujar perempuan yang biasa disapa Pipin ini. Sekarang kapasitas produksi pada usaha miliknya sebanyak 17.000 piece (pcs) kaos, 5.000 pcs polo dan 1.500 pcs jaket per bulan. Permintaannya dari berbagai kalangan baik perusahaan maupun pribadi per orang.

Seperti pada situs website resminya, Sablon Medan memiliki klien dari Badan Usaha Milk Negara (BUMN) maupun perusahaan swasta besar. “Sekarang sudah banyak yang melirik bisnis saya ini baik dari kelas menengah maupun atas,” ucapnya. Untuk harga, Sablon Medan menerapkan harga penjualan kaos dan jasa sablon dijual lebih murah jika konsumen pesan lebih banyak.

Misalnya untuk satu kaos standar lengan pendek untuk pengambilan satu lusin harganya Rp78.000 per kaos dan akan lebih murah jika pembelian lebih banyak lagi misalnya pengambilan 40 lusin harga per kaos bisa mencapai Rp53.000. Untuk kaos lengan panjang harga yang dikenakan mulai Rp88.000.

Beragam jenis produk dihasilkan Sablon Medan mulai dari kaos, jaket, kemeja, topi dan sebagainya. Untuk kaos juga terdiri dari beberapa model seperti raglan dan polo t-shirt. Untuk pemasaran, dia mengikuti perkembangan marketing sejalan dengan teknologi yang terus maju juga memanfaatkan promosi online baik melalui website maupun media sosial.

Bahkan, kini aplikasi Sablon Medan pun sudah hadir di Android sehingga konsumen bisa langsung pesan kaos maupun jaket langsung lewat Android. “Sekarang saya melayani pembelian dari dalam dan luar kota dengan promosi online,” ucap wanita lulusan pascasarjana akuntansi USU ini.

Kini, usahanya ini sudah berhasil mengantongi omzet rata-rata mencapai Rp150 juta hingga Rp200 juta per bulan. “Dengan banyaknya pesanan baik per orang maupun perusahaan membuktikan bahwa usaha saya berhasil karena biasanya kantor itu pesan dari Jawa tapi sekarang sudah tidak lagi,” pungkasnya.

(rai)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini