nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

MNC Investama Berencana Terbitkan Saham Baru Rp2 T

Danang Sugianto, Jurnalis · Rabu 04 Mei 2016 18:34 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2016 05 04 278 1380534 mnc-investama-berencana-terbitkan-saham-baru-rp2-t-4cthvypt9y.jpg Ilustrasi: (Foto: Okezone)

JAKARTA - PT MNC Investama Tbk (BHIT) tahun ini berencana akan menerbitkan saham baru atau right issue. Perseroan berharap bisa menggalang dana hingga Rp2 triliun dari langkah tersebut

Wakil Direktur MNC Investama Darma Putra menjelaskan, right issue tersebut terbagi dua yakni penambahan modal dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD) dan non HMETD. Untuk non HMETD diharapkan bisa meraup dana sekira Rp500 miliiar sementara yang HMETD sebesar Rp1,5 triliun.

"Jumlahnya nanti tergantung. Tapi untuk yang non HMETD sekira Rp500 miliar dan HMETD itu sekira Rp1,5 triiliun. Jadi total mungkin Rp2 triliun," tuturnya di MNC Tower Kebon Sirih, Jakarta, Rabu (4/5/2016).

Lebih jauh Darma menjelaskan, sebenarnya right issue non HMETD sebelumnya sudah direncanakan dilakukan pada 21 Mei 2015. Namun rencana tersebut batal dilakukan lantaran harga saham yang tidak sesuai yang diharapkan.

"Kita batalkan karena saat itu, harganya diatas harga pasar sekarang, jadi enggak guna. Kita keluarkan lagi supaya harganya sesuai. Kalau jauh diatas harga pasar sekarang kan siapa yang mau beli," imbuhnya.

Melalui right issue non HMETD rencananya akan dilepas sebanyak-banyaknya 8 persen dari modal disetor atau sekira 3,112 miliar saham. Pelepasan saham tersebut dengan nominal Rp100 per saham.

Kemudian untuk right issue HMETD akan dilepas sebanyak-banyaknya 8,558 miliar. Saham tersebut juga akan hargai senilai Rp100 per saham.

Dana hasil right issue tersebut rencananya akan digunakan untuk menyuntikan modal kepada unit-unit usaha. Selain itu sebagian dana juga akan dilakukan untuk melakukan akuisisi beberapa perusahaan yang sedang diincar perseroan.

"Dana yang ada bisa kita lakukan untuk banyak hal. Bisa digunakan untuk akuisisi perusahaan yang kita lihat dan juga injeksi modal anak usaha," tukasnya.

Selain itu perseroan juga akan melaksanakkan program pemberian hak opsi saham kepada manajemen dan karyawan perseroan (MESOP) sebanyak-banyaknya 2 persen dari modal yang ditempatkan atau sebanyak-banyak 778,04 juta lembar saham dengan nominal Rp100 per saham.

(dni)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini