Share

Kementerian PUPR Keluhkan Kurangnya Dana Infrastruktur Sanitasi

Danang Sugianto, Jurnalis · Kamis 05 Mei 2016 16:09 WIB
https: img.okezone.com content 2016 05 05 320 1381198 kementerian-pupr-keluhkan-kurangnya-dana-infrastruktur-sanitasi-sCovBYRmMG.jpg Ilustrasi: (Foto: Okezone)


JAKARTA - Pemerintah saat ini fokus untuk mendorong pembangunan infrastruktur. Salah satunya yang diutamakan pembangunan infrastruktur dasar sanitasi.

Sekretaris Diretorat Jenderal Bina Cipta Karya Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahaan Rakyat Rina Agustin Indriani mengatakan, infrastruktur untuk air bersih di Indonesia memang masih belum merata. Bahkan pihaknya menaksir kebutuhan dana untuk membangun infrastruktur sanitasi sebesar Rp700 triliun. Pasalnya baru sekitar 70,5 persen dari seluruh daerah di Indonesia yang dialiri air bersih.

‪"Target kita pada 2019 itu mencapai 100 persen, namun kita saat ini terhambat dengan anggaran hanya sebesar Rp 128 triliun," tuturnya dalam acara Indonesia Investment Week 2016 di JIExpo Jakarta, Kamis (5/5/2016).

Oleh karena itu, dengan kekurangan dana yang cukup besar, Kementerian PUPR aktif menarik pihak swasta untuk terlibat dalam pembangunan infrastruktur air bersih.

‪"Saat ini kita sangat open dengan swasta yang juga akan difasilitasi oleh pemda," ucapnya.

Rina berharap, para pemerintah daerah juga bisa turut memfasilitasi pihak swasta dalam hal sarana dan prasarana. Dengan kerjasama dari berbagai pihak diyakini seluruh masyarakat Indonesia bisa mendapatkan akses air bersih.

‪"Kalau infrastruktur jalan dengan baik, kami optimistis bisa mencapai target," pungkasnya.

(rzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini