nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Perusahaan China Dominasi Daftar Forbes Global 2000

Dani Jumadil Akhir, Jurnalis · Kamis 26 Mei 2016 13:02 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2016 05 26 213 1398225 perusahaan-china-dominasi-daftar-forbes-global-2000-lrdcp6lRuK.jpg Ilustrasi: Reuters

JAKARTA - Perbankan raksasa asal China kembali masuk dalam daftar Forbes Global 2000 tahun 2016 dan memimpin tiga besar dalam jajaran perusahaan bergengsi di dunia tersebut. Global 2000 adalah daftar perusahaan di dunia yang memiliki pengaruh yang kuat. Artinya, perusahaan dalam daftar ini memiliki tingkat pendapatan yang tinggi, laba, aset dan market value.

Seperti melansir Forbes, Jakarta, Kamis (26/5/2016), peringkat pertama dalam daftar Forbes Global 2000 adalah ICBC dengan pendapatan mencapai USD171,1 miliar, laba USD44,2 miliar, aset USD3.420,3 miliar dan market value mencapai USD198 miliar.

Kemudian peringkat dua adalah China Construction Bank dengan pendapatan mencapai USD146,8 miliar, laba USD36,4 miliar, aset USD2.826 miliar dan market value USD162,8 miliar

Lalu disusul oleh Agricultral Bank of China yang menempati posisi ketiga dengan pendapatan mencapai USD131,9 miliar, laba USD28,8 miliar, aset USD2.739,8 miliar dan market value USD157,2 miliar.

Mereka pun mempertahankan posisi mereka di tiga tempat teratas pada Forbes Global 2000 pada tahun 2016, meskipun terjadi kenaikan tajam dalam kredit bermasalah dan tekanan yang lebih luas pada pertumbuhan ekonomi.

Tercatat, ekonomi China secara hanya tumbuh 6,7 persen pada kuartal pertama 2016, tapi tidak ada kekurangan dari skeptisisme atas angka PDB negara itu sebagai pertumbuhannya melambat.

Perusahaan asal China pun mendominasi dalam daftar Forbes Global 2000. Tetapi jumlah perusahaan China pada daftar Forbes Global 2000 turun menjadi 172 perusahaan dari sebelumnya 232 perusahaan tahun lalu. Namun masih menandai representasi terbesar dari setiap negara Asia, melampaui 127 perusahaan asal Jepang, Korea Selatan 67 dan India 56 perusahaan.

Meskipun kehadiran yang signifikan di China antara perusahaan terbesar di dunia, perusahaan-perusahaan China mengalami penurunan dari sisi aset maupun pendapatan.

Pendapatan selama 12 bulan turun 17 persen menjadi USD3,8 triliun sedangkan laba turun 16 persen menjadi USD396 miliar. Total aset 172 perusahaan China mencapai USD24,8 triliun dan kapitaliasai pasar USD4 triliun atau turun 33 persen dari tahun lalu.

Raksasa e-commerce Alibaba pun terus menanjak dalam jajaran Forbes Global 2000 sejak go public 2014. Jack Ma melonjak 95 peringkat dan ke peringkat 174. Hal ini karena laba dan pendapatan yang naik menjadi hampir USD15 miliar.

(dni)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini