KATA MEREKA: Pak Jokowi Sering-seringlah ke Aceh, di Sini Mati Lampu

Dhera Arizona Pratiwi, Jurnalis · Sabtu 04 Juni 2016 09:08 WIB
https: img.okezone.com content 2016 06 03 320 1405849 kata-mereka-pak-jokowi-sering-seringlah-ke-aceh-di-sini-mati-lampu-DWPhN6uAa4.jpg Ilustrasi: (Foto: Okezone)

3. Yayang Hamizah (21), Mahasiswi, Punge Blang Cut, Banda Aceh

Daerahnya yang terletak di Punge Blang Cut sering kali terjadi pemadaman listrik. Dalam sebulan, tak terhitung berapa kali terjadi pemadaman listrik. Bahkan, durasi pemadaman bisa mencapai lima jam lamanya.

"Mati lampunya bergiliran. Misalnya kami hari ini mati lampunya pagi, kecamatan sebelah siang, kecamatan satunya lagi malam. Gitu saja terus tiap hari. Kalau kami hari ini pagi, berarti besok kami kena giliran siang," katanya ketika berbincang dengan Okezone, di Aceh, belum lama ini.

Bagaimana pun, pemadaman listrik tersebut tetap saja menghambat segala bentuk aktivitas sehari-hari. Terutama kegiatan yang berkaitan dengan kebutuhan sehari-hari yakni rumah tangga.

"Sangat ganggu lah. Misalnya kami orang rumah ada yang sekolah, kerja. Misalnya kami enggak masak, kami sekolah paginya. Jadi tak makan, terus baju tak tergosok (setrika)," ucapnya.

Bila dibandingkan dengan situasi saat ini, lanjut dia, durasi pemadaman listrik terbilang sudah lebih baik dari sebelum-sebelumnya. Dahulu, durasi pemadaman lebih sering kali terjadi. Untuk pembangkit pun, warga Aceh mengandalkan pembangkit listrik yang berada di Medan.

"Tapi agak lumayan sekarang. Sebelum mahasiwa-mahasiswa demo, sering kali lampu mati. Sesudah demo, sudah enggak terlalu sering. Tetapi matinya kadang-kadang," papar dia.

Bahkan dia mengungkapkan, sebelum bencana alam Tsunami yang terjadi pada Desember 2004 silam, Aceh terbilang jarang sekali pemadaman listrik. Hanya saja ketika itu pemadaman listrik jika terjadi konflik.

"Konflik, tembak menembak kena tiang listrik, roboh, jadi mati lampu," imbuh dia.

Wanita yang masih berstatus mahasiswi semester enam ini pun berharap ke depannya tidak lagi pernah terjadi pemadaman listrik. Apalagi diharapkan Presiden Joko Widodo pun semakin sering berkunjung ke Aceh guna menampung segala keluh kesah seluruh warga kota yang terkenal dengan julukan Serambi Mekkah ini.

"Semoga enggak sering mati lampu lagi lah. Pak Jokowi jarang ke Aceh, coba lah sering-sering ke Aceh, dengarkan keluhan orang-orang Aceh. Walau orang-orang sering kali liat kami seolah senang, padahal sengsara juga kami ini," ungkap dia.

"Kami orang Aceh, paling ujung. Tapi kami keseringan mati lampu. Jakarta jarang mati lampu," pungkasnya.

(dni)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini