nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Pertumbuhan Ekonomi Dipangkas Jadi 5,1%, Menkeu: Ini Paling Realistis

Dedy Afrianto, Jurnalis · Rabu 08 Juni 2016 07:45 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2016 06 08 20 1409067 pertumbuhan-ekonomi-dipangkas-jadi-5-1-menkeu-ini-paling-realistis-wtLbBtWRdw.gif Ilustrasi: (Foto: Okezone)

JAKARTA - Komisi XI DPR RI bersama pemerintah akhirnya memutuskan untuk memangkas target pertumbuhan ekonomi dari 5,3 persen dalam APBN 2016 menjadi 5,1 persen dalam RAPBNP 2016. Keputusan ini pun hanya tinggal dibawa dalam sidang paripurna DPR RI.

Menggapai keputusan ini, Menteri Keuangan Bambang PS Brodjonegoro mengungkapkan bahwa pemangkasan pertumbuhan ekonomi ini adalah hal yang wajar. Sebab, ekonomi global saat ini belum sepenuhnya membaik.

"Saya pikir itu yang paling realistis, melihat ekonomi saat ini," kata Bambang di Gedung DPR, Jakarta, Selasa malam.

Menurut Bambang, pertumbuhan ekonomi perlahan mulai akan tumbuh sejak kuartal II-2016. Puncaknya pun akan terjadi pada kuartal IV-2016 ketika pemerintah daerah telah membelanjakan sebagian besar anggaran belanja tahun 2016.

"Kuartal IV puncaknya, kuartal I masih awal, sedikit kalau dibandingkan langsung. Di Pemda saja bisa terjadi belanja luar biasa di Desember. Tidak terjadi di Januari, Februari, Maret karena itu masih awal. Yang bedakan kuartal IV dan kuartal I, belanja pemerintah yang berbeda jauh," jelas Bambang.

Untuk diketahui, selain memangkas target pertumbuhan ekonomi, Komisi XI DPR RI dan pemerintah juga telah memangkas target inflasi dan asumsi nilai tukar Rupiah.

Berikut adalah data perubahan asumsi tersebut dalam RAPBNP 2016:

1. Pertumbuhan Ekonomi

APBN 2016: 5,3 persen

RAPBNP 2016: 5,1 persen

2. Inflasi

APBN 2016: 4,7 persen

RAPBNP 2016: 4 persen

3. Suku Bunga SPN Tiga Bulan

APBN 2016: 5,5 persen

RAPBNP 2016: 5,5 persen

4. Nilai Tukar

APBN 2016: Rp13.900 per USD

RAPBNP 2016: Rp13.500 per USD

(dni)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini