Share

Siap-Siap, Penjual Barang Bajakan Kena Denda Rp1 Miliar

Dhera Arizona Pratiwi, Okezone · Kamis 09 Juni 2016 14:34 WIB
https: img.okezone.com content 2016 06 09 320 1410469 siap-siap-penjual-barang-bajakan-kena-denda-rp1-miliar-F9d1wm4lj3.jpg Ilustrasi: Reuters

TANGERANG - Direktorat Penyidikan dan Penyelesaian Sengketa Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual Kementerian Hukum dan HAM secara tegas akan menindak para pelanggar Hak Kekayaan Intelektual (HKI). Tak tanggung-tanggung denda yang akan dikenakan bisa mencapai Rp1 miliar.

Direktur Penyidikan dan Penyelesaian Sengketa Salmon Pardede mengatakan, aturan ini dikenakan agar memberikan perlindungan terhadap HKI, khususnya hak cipta program komputer. Aturan pengenaan denda mencapai Rp1 miliar tersebut tertuang dalam Undang-Undang Hak Cipta Nomor 28 tahun 2014 pasal 113.

"Lewat Undang-Undang itu, ayat 3 disebutkan penjual barang bajakan, termasuk retailer komputer dan perangkat lunak dapat dikenakan denda hingga Rp1 miliar," ucapnya di Bandara Soetta, Cengkareng, Kamis (9/6/2016).

Selain denda Rp1 miliar, dia menyebutkan, penjual barang bajakan, termasuk retailer komputer dan perangkat lunak tersebut juga bisa dipidana dengan pidana penjara paling lama empat tahun.

Serta disebutkan pula pada ayat 4 Undang-Undang Hak Cipta Nomor 28 tahun 2014, bahwa setiap orang yang memenuhi unsur sebagaimana dimaksud pada ayat 3, yang dilakukan dalam bentuk pembajakan, dipidana dengan pidana penjara paling lama 10 tahun atau pidana denda paling banyak Rp4 miliar.

Sekadar informasi, dalam Undang-Undang Hak Cipta Nomor 28 tahun 2014, Hak Cipta adalah hak eksklusif bagi pencipta atau penerima hak untuk mengumumkan atau memperbanyak ciptaannya atau memberikan izin untuk itu dengan tidak mengurangi pembatasan-pembatasan menurut peraturan perundang-undangan yang berlaku.

(dni)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini