3 Proyek Baru PTPP Senilai Rp7,2 Triliun

Danang Sugianto, Jurnalis · Kamis 09 Juni 2016 18:12 WIB
https: img.okezone.com content 2016 06 09 320 1410766 3-proyek-baru-ptpp-senilai-rp7-2-triliun-avmJtyGREH.jpg Ilustrasi : Okezone

JAKARTA - PT PP (Persero) Tbk (PTPP) telah berhasil memenangi tender tiga proyek untuk investasi jalan tol. Proyek-proyek tersebut akan dilakukan bersama dengan BUMN lainnya.

Direktur Utama PTPP Tumiyana menjelaskan, dalam proyek investasi tersebut pihaknya akan melakukan penyertaan modal dan membentuk konsorsium dengan beberapa BUMN. Konsorsium BUMN tersebut telah melakukan penandatanganan akta pembentukan perusahaan patungan atau Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) untuk mengelola ruas tol tersebut pada 6 Juni kemarin

"Lalu penandatanganan kerjasama dengan Pemerintah telah dilaksanakan tanggal 9 Juni kemarin bertempat di Istana Presiden Jakarta dan dihadiri langsung oleh Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo," tuturnya dalam keterangan tertulis, Kamis (9/6/2016).

Tumiyana menjabarkan, adapun proyek investasi tersebut, antara lain Jalan Tol Manado-Bitung sepanjang 39 km dengan nilai penyertaan pada perusahaan patungan sebesar Rp9,45 miliar. Proyek ini akan dikerjakan oleh Konsorsium PT Jasa marga Tbk (JSMR), Perseroan dan PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA) dengan nama PT Jasamarga Manado Bitung.

 [Baca juga: PTPP Raih Kontrak Baru Rp6 Triliun Awal Tahun Ini]

Jalan Tol Balikpapan-Samarinda 99 KM dengan nilai penyertaan pada perusahaan patungan sebesar Rp16,8 miliar dikerjakan oleh JSMR, Perseroan, WIKA dan PT Bangun Tjipta Sarana dengan nama PT Jasamarga Balikpapan.

Serta, Jalan Tol Pandaan-Malang 38 KM dengan nilai penyertaan pada perusahaan patungan sebesar Rp25,2 miliar dikerjakan oleh Konsorsium JSMR, Perseroan dan PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero) dengan nama PT Jasamarga Pandaan Malang.

Tumiyana mengungkapkan rraihan kontrak baru sampai dengan minggu keempat Mei 2016 mencapai Rp7,2 triliun. Sehingga total Order Book sampai dengan minggu keempat Mei mencapai Rp46 triliun, dimana angka tersebut sudah termasuk Carry Over 2015 sebesar Rp39 triliun.

“Perseroan telah berhasil meraih kontrak baru sampai dengan minggu keempat Mei 2016 mencapai 23,23 persen dari total target yang ditetapkan Perseroan sepanjang tahun ini, yaitu Rp. 31 triliun,” tukasnya.

(rai)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini