nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

TBIG Terbitkan Obligasi Rp600 Miliar dengan Bunga 8,7-9%

Danang Sugianto, Jurnalis · Selasa 14 Juni 2016 21:29 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2016 06 14 278 1415216 tbig-terbitkan-obligasi-rp600-miliar-dengan-bunga-8-7-9-bQmpiLIg1t.jpg Ilustrasi: (Foto: Okezone)

JAKARTA - PT Tower Bersama Infrastructure Tbk (TBIG) berencana akan menerbitkan obligasi berkelanjutan II sebesar Rp5 triliun dalam beberapa tahap. Untuk tahap I perseroan akan menerbitkan sebesar Rp600 miliar tahun ini.

Direktur Keuangan TBIG Helmy Yusman Santoso menjelaskan, penerbitan obligasi tahap I tersebut akan diluncurkan dalam satu seri kupon. Kupon tersebut akan memiliki tenor lima tahun dengan besaran bunga di kisaran 8,75-9 persen.

‎"Sebenarnya kita bisnisnya kita cashflow jangka panjang. Jadi untuk tenor jangka pendek kita kurang cocok. Tahun lalu kita pernah tiga tahun, sekarang kita keluar kan lima tahun. Lima tahun dari sekarang kan berarti 2021. Ya profilenya sudah matang juga dan bisa kita jaga. Jangan sampai satu tahun ada jatuh tempo," tuturnya di kawasan Menteng, Jakarta, Selasa (14/6/2016).

Helmy mengatakan, saat ini penerbitan obligasi tahap I tersebut telah dalam masa penawaran selama satu minggu. Penawaran tersebut akan dilakukan selama dua minggu.

(Baca Juga: TBIG Pede Raup Pendapatan Rp1,2 Triliun di Semester I)

"Ini baru berjalan seminggu jadi masih ada satu minggu lagi. Minatnya sudah cukup bagus. Jadi memang awal sebenarnya bond (obligasi) infrastruktur belum banyak di market. Apalagi sebenarnya kalau beli bond kita, itu mirip dengan beli bondnya telco (telekomunikasi). Karena kan telco jarang keluarkan bond," imbuhnya.

Selain itu, Helmy juga yakin obligasi TBIG akan terserap dengan baik. Pasalnya obligasi dari TBIG mirip dengan perusahaan telekomunikasi. Sebab pendapatan perseroan sepenuhnya didapat dari penyewaan tower dari para perusahaan operator.

"Paling besar revenue kita dari grup Telkomsel, kedua dari PT Indosat Tbk (ISAT). Jadi beli bond kita sama saja beli bond-nya mereka. Karena kan kita tower itu kan dapet return selama 10 tahun, makanya rating kita juga bagus -AA," tutup Helmy.

Sekedar informasi, perseroan juga telah menunjuk PT CIMB Securities Indonesia, PT DBS Vickers Securities Indonesia, dan PT Indo Premier Securities untuk menjadi penjamin emisi.

(dni)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini