nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Gantikan Rini, Menkeu Pangkas Anggaran Kementerian BUMN Rp95 Miliar

Danang Sugianto, Jurnalis · Kamis 16 Juni 2016 13:34 WIB
https: img.okeinfo.net content 2016 06 16 20 1416795 gantikan-rini-menkeu-pangkas-anggaran-kementerian-bumn-rp95-miliar-iM0tXYEKN5.jpg Ilustrasi: (Foto: Okezone)

JAKARTA - Kementerian dan Lembaga (K/L) telah mengajukan pemangkasan anggaran sesuai dari titah Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang tertuang dalam Instruksi Presiden Nomor 4 tahun 2016. Setelah beberapa Kementerian telah memberikan pengajuan besaran pemotongan anggaran, kini giliran Kementerian BUMN yang mengajukan pemotongan anggaran sebesar Rp95,077 miliar.

Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro yang menggantikan Menteri BUMN Rini Soemarno menjelaskan, pemangkasan anggaran tersebut difokuskan pada anggaran sisa lelang atau swakelola, anggaran perjalanan dinas dan kegiatan rapat di luar kantor, dan kegiatan lelang yang belum kontrak, serta untuk kegiatan renovasi gedung dan sisa anggaran yang telah tercapai outputnya.

"Kegiatan yang dilakukan pemotongan tidak hanya terhadap anggaran yang non prioritas, namun terdapat beberapa kegiatan prioritas Kementerian BUMN yang juga dilakukan pemotongan," terangnya dalam rapat kerja dengan Komisi VI di Gedung DPR, Jakarta, Kamis (16/6/2016).

(Baca Juga: Rapat Banggar Tetapkan Subsidi BBM Rp43,686 Triliun)

Selain itu, pemangkasan anggaran juga berfokus pada beberapa program prioritas Kementerian BUMN. Program tersebut diantaranya penyusunan beberapa kajian BUMN, pelaksanaan monitoring dan evaluasi terhadap kegiatan prioritas nasional yang dilaksanakan oleh BUMN.

"Program pembinaan BUMN dipotong 64,16 persen jadi Rp114,9 miliar. Dan program dukungan manajemen dan pelaksanaan tugas teknis Kementerian BUMN dipotong 81,38 persen menjadi Rp134,9 miliar," imbuhnya.

Selain itu, Bambang juga menjelaskan, pagu awal Kementerian BUMN dalam APBN 2016 sebesar Rp345 miliar atau 27,56 persen dari total anggaran di APBN 2016. Namun dalam RAPBNP 2016 ini dipangkas menjadi Rp249,9 miliar.

(dni)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini