nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Sah, Subsidi Listrik 2016 Ditetapkan Rp50,67 Triliun

Hendra Kusuma, Jurnalis · Kamis 16 Juni 2016 14:18 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2016 06 16 20 1416851 sah-subsidi-listrik-2016-ditetapkan-rp50-67-triliun-fZFQK06UsV.jpg Ilustrasi: (Foto: Okezone)

JAKARTA - Badan Anggaran (Banggar) Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) telah menyepakati bahwa total subsidi listrik pada RAPBN 2016 menjadi Rp50,668 triliun atau turun dari yang diajukan pemerintah sebesar Rp57,18 triliun.

Pimpinan Banggar DPR Said Abdullah mengatakan, subsidi listrik yang diajukan pemerintah pada RAPBNP 2016 Rp57,18 triliun tidak disetujui oleh DPR, lantaran pemerintah juga dianggap belum berhasil menerapkan peralihan subsidi listrik pada golongan 900 volt ampere (va) ke 1.300 va.

"Banggar sungguh tidak sependapat karena mau tidak mau, suka tidak suka, yang berhak lah yang bisa menikmati susbidi itu. Maka kami tetap subsidi listrik berjalan Rp38,387 triliun," kata Said di Ruang Banggar DPR, Jakarta, Kamis (16/6/2016).

(Baca Juga: Subsidi Listrik Dipastikan Membengkak)

Adapun, kata Said, total subsidi listrik yang telah ditetapkan sebesar Rp50,66 triliun terdiri dari subsidi tahun berjalan yang ditujukan kepada golongan 900 va sebesar Rp38,387 triliun. Pembayaran kekurangan subsidi tahun 2014 (audited) untuk penundaan tarif adjusment sebesar Rp12,28 triliun.

Said menyebutkan, subsidi listrik yang dialihkan pada tahun anggaran berikutnya (carry over) sebesar Rp20,44 triliun, yang terdiri dari pengalihan tahun ini ke tahun berikutnya sebesar Rp15,22 triliun, dan carry over ke tahun berikutnya sebesar Rp5,22 triliun.

Pada kesempatan yang sama, Dirjen Ketenagalistrikan Kementerian ESDM Jarman mengatakan, penundaan peralihan pada pelanggan 900 va ke 1.300 va lantaran atas perintah Presiden Joko Widodo (Jokowi).

"Kami laporkan bahwa untuk implementasi pelaksanaan subsidi ini sesuai arahan presiden harus ditunda untuk dicocokan angka bahwa masyarakat yang benar-benar layak dapat, maka, tertunda," tandasnya.

(dni)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini