nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Holcim Kuasai Pasar 15,9% di Jawa Tengah

ant, Jurnalis · Jum'at 17 Juni 2016 13:33 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2016 06 17 320 1417858 holcim-kuasai-pasar-15-9-di-jawa-tengah-RGD0Kyxx0P.jpg Ilustrasi : Shutterstock

SOLO - Perusahaan semen PT Holcim kini masih mampu meningkatkan pelayanan kepada pelanggan di Jawa Tengah dengan menguasai pangsa pasar sebesar 15,9 persen walaupun dalam kondisi perekonomian yang masih melambat.

Secara keseluruhan kebutuhan semen di area Jawa Tengah naik sebesar 13 persen hingga bula Mei 2016, kata Corporate Communications Manager PT Holcim Indonesia Tbk Diah Sasanawati di Solo, Jumat.

Ia mengatakan agar dapat menopang ketersediaan semen dalam memenuhi permintaan pasar dan meningkatnya pembangunan di Jawa Tengah, Holcim bermitra dengan lebih dari 2.000 toko bangunan yang tersebar di berbagai tempat dengan pasokan antara 70.000 sampai 90.000 ton per hari.

Dia juga mengatakan Holcim terus berupaya meningkatkan pelayanan kepada pelanggan sehingga mencapai pangsa pasar sebesar 35,4 persen di Kota Surakarta dan Klaten.

 [Baca juga: Holcim Incar Pasar Sri Lanka dan Bangladesh]

Secara keseluruhan, ada pertumbuhan sebesar 2,8 persen hingga bulan Mei 2016 dibanding tahun lalu.

Diah mengatakan untuk memenuhi permintaan pasar dan meningkatnya pembangunan di kota Surakarta dan Klaten, Holcim bermitra dengan lebih dari 600 toko bangunan yang tersebar di berbagai tempat dengan pasokan antara 25.000 sampai 35.000 ton per bulan.

PT Holcim Indonesia Tbk (Holcim Indonesia) adalah sebuah perusahaan publik Indonesia, di mana mayoritas sahamnya (80,65 persen) dimiliki dan dikelola oleh Lafarge Holcim Group yang berbasis di Swiss, produsen semen terbesar di dunia dengan total lebih dari 115.000 karyawan dan beroperasi di lebih dari 90 negara di seluruh benua.

Holcim mengoperasikan empat pabrik semen masing-masing di Narogong, Jawa Barat, Cilacap Jawa Tengah, Tuban Jawa Timur dan Lhoknga Aceh dengan total kapasitas mencapai 15 juta ton per tahun dengan mempekerjakan lebih dari 2.500 orang.

(rai)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini