nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

TERPOPULER: Gaji ke-13 dan 14 Cair, PNS Diminta Tidak Boros

Koran SINDO, Jurnalis · Sabtu 25 Juni 2016 07:16 WIB
https: img.okeinfo.net content 2016 06 24 320 1424594 terpopuler-gaji-ke-13-dan-14-cair-pns-diminta-tidak-boros-ZSxfjcF9Sa.jpg Ilustrasi pemberian THR. (Foto: Okezone)

JAKARTA - Kabar baik bagi para pegawai negeri sipil (PNS) Pemkab Kudus. Gaji ke-13 dan 14 yang mereka harapkan untuk menyambut Lebaran akhirnya cair minggu depan. Total anggaran gaji tambahan itu mencapai Rp74 miliar.

Kepala Dinas Pendapatan dan Pengelolaan Keuangan Daerah (DPPKD) Kudus Eko Djumartono mengatakan, pihaknya mulai minggu depan mencairkan gaji ke-13 berupa insentif kinerja pegawai dan ke-14 berupa THR bagi 9.385 PNS. Total anggaran yang dikeluarkan Rp40 miliar untuk gaji ke- 13, sedang gaji ke-14 Rp34 miliar.

“Untuk proses pencairan masing-masing SKPD tergantung pengajuan masing-masing. Jadi waktunya tidak berbarengan,” ujarnya

Selain mendapatkan gaji ke-13 dan 14, para PNS di bulan puasa ini juga akan mendapatkan gaji reguler. Sehingga pihaknya berharap dengan adanya gaji tersebut, para PNS tidak menghambur-hamburkan uang untuk keperluan berlebaran saja.

“Biasanya orang-orang kalau dapat THR itu langsung dihabiskan untuk membeli kebutuhan Lebaran. Padahal uang itu sebenarnya bisa dimanfaatkan untuk membayar biaya masuk sekolah maupun kuliah anak-anaknya,” papar Eko.

Untuk tahun ini memang tidak ada kenaikan gaji untuk PNS. Jadi, pemerintah kemudian mengalihkan ketiadaan itu menjadi gaji ke-14. Walaupun secara hitungan sebenarnya anggaran gaji naik lebih tinggi dari biasanya yang berkisar di angka 6 persen.

“Tetapi anggaran belanja pegawai untuk tahun ini masih di angka 42 persen dari dana APBD. Sehingga masih terhitung aman. Karena peraturan pemerintah memang menetapkan anggaran belanja pegawai harus di bawah 50 persen dari dana APBD,” papar Eko.

Kabag Humas Setda Kudus Putut Winarno menambahkan, kebijakan adanya gaji ke-14 tersebut sebagai pengganti tidak ada kenaikan gaji pokok aparatur negara pada tahun 2016. “Itu sudah jadi kebijakan dari pemerintah pusat. Jadi, semua daerah harus menyesuaikan dengan kebijakan pemerintah pusat tersebut,” ujarnya.

Salah satu PNS di BPBD Kabupaten Kudus Endang Mumpuni mengaku senang mendapatkan gaji tersebut. Sebab, hari raya kali ini berbarengan dengan anak-anaknya masuk sekolah. karena itu, dia akan menggunakan uang itu untuk keperluan sekolah. “Disimpan untuk keperluan sekolah setelah Lebaran nanti. Karena anak-anak masih pada sekolah,” ucapnya.

(mrt)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini