nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Pemerintahan Jokowi-JK Dinilai Terlalu Andalkan APBN

Danang Sugianto, Jurnalis · Rabu 06 Juli 2016 06:23 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2016 06 29 20 1428553 pemerintahan-jokowi-jk-dinilai-terlalu-andalkan-apbn-MaxOkeFQbM.jpg Ilustrasi APBN. (Foto: Depkeu)

JAKARTA - Perubahan tampuk kepemimpinan membuat strategi perekonomian juga berubah. Meski masing-masing pemimpin memiliki ciri khas masing-masing, namun strategi ekonomi yang diterapkan Jokowi-JK saat ini dianggap aneh.

Analis Investa Saran Mandiri, Kiswoyo Adi Joe, mengatakan ada sedikit perbedaan yang begitu terasa dari kondisi perekonomian era SBY dengann Jokowi. Di mana saat ini kondisi sektor riil terbilang melesu.

"Kalau saya boleh jujur ekonomi kita agak aneh. Sekarang sektor riil agak sepi, berbeda dengan zaman SBY," ujarnya saat dihubungi Okezone.

Menurut Kiswoyo, pemerintah yang ada saat ini cenderung lebih mengandalkan Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) dengan fokus terhadap program utama seperti pembangunan infrastruktur.

Memang, dengan terserapnya belanja pemerintah melalui proyek infrastruktur maka uang yang beredar akan berputar 20 kali. Namun sayangnya, jika hanya mengandalkan strategi tersebut tanpa didukung untuk menggairahkan sektor riil maka akan percuma.

"Berputar 20 kali jadi pemerintah kasih ke kontraktor, terus dikasih gaji ke karyawan. Lalu dikasih ke istri buat belanja, uang sekolah. Terus sampai ke guru buat belanja lagi. Tapi sayangnya ujungnya hanya APBN, jadi pertumbuhan ekonomi tidak bisa kenceng," imbuhnya.

Menurut Kiswoyo jika pemerintah hanya mengandalkan APBN maka target pertumbuhan ekonomi tahun ini kecil kemungkinan akan tercapai. Pemerintah harus mencari cara lain untuk mendukung strategi penyerapan anggaran tersebut.

"Ya sebenarnya hanya tinggal mengandalkan investasi dari sektor swasta. Tapi itu pun masih agak slow down juga. Karena kita lihat capex (anggaran belanja modal) perusahaan tahun ini kebanyakan tidak besar," pungkasnya.

(mrt)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini