Lebaran Tak Naikkan Omzet Industri Manufaktur

ant, Jurnalis · Senin 11 Juli 2016 18:01 WIB
https: img.okezone.com content 2016 07 11 320 1435608 lebaran-tak-naikkan-omzet-industri-manufaktur-p9hTA7iqPF.gif Ilustrasi: Reuters

JAKARTA - Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Jawa Tengah menyatakan libur Lebaran tidak berdampak menaikkan omzet industri manufaktur karena permintaan dari pasar masih lesu.

"Permintaan belum terlalu banyak, hanya sebagian industri saja yang permintaan dari pasar bagus," kata Ketua Apindo Jawa Tengah Frans Kongi di Semarang, Senin (11/7/2016).

Dikatakan, untuk industri yang volume produksinya masih bagus di antaranya makanan, minuman, dan pakaian. Sedangkan untuk industri manufaktur belum sesuai dengan yang diharapkan.

"Untuk beberapa sektor industri, peningkatannya antara 10-15 persen," katanya.

Peningkatan volume produksi tersebut salah satunya disebabkan oleh peningkatan permintaan dari masyarakat pada momen Lebaran kali ini.

Di sisi lain, hingga saat ini permintaan untuk industri manufaktur masih cenderung lesu sebagai dampak dari lesunya kondisi ekonomi baik global maupun lokal yang dimulai sejak tahun lalu.

Menurut dia, kondisi pasar Amerika Serikat yang merupakan salah satu negara tujuan ekspor terbesar dari Jawa Tengah belum sesuai dengan yang diharapkan.

"Negara-negara di Eropa juga begitu, kondisi ekonomi mereka belum terlalu stabil sehingga berdampak pada menurunnya permintaan ke produsen di Jawa Tengah," katanya.

(dni)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini