nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

KATA MEREKA: Bunga KPR Turun, Angin Segar Industri Properti

Fhirlian Rizqi Utama, Jurnalis · Senin 18 Juli 2016 08:13 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2016 07 15 470 1438944 kata-mereka-bunga-kpr-turun-angin-segar-industri-properti-oyp5eM7nt1.jpg Ilustrasi: Okezone

JAKARTA - PT Bank Tabungan Negara Tbk (BTN) berencana bakal menurunkan suku bunga kredit menjadi sebesar 9,5 persen atau single digit pada Oktober 2016. Kebijakan tersebut menyusul keputusan Bank Indonesia memangkas suku bunga acuan sebesar 25 basis point menjadi 6,50 persen dari semula 6,75 persen.

"Kita memang berencana untuk menurunkan suku bunga secara bertahap kita sesuaikan daripada suku bunga BI, ya 9,5 persen. Dengan begitu kita berharap agar penyaluran KPR bertumbuh lagi," ujar Direktur Utama BTN Maryono.

Sebelumnya, penurunan suku bunga kredit juga dilakukan oleh sejumlah perbankan lain seperti Bank Mandiri misalnya, yang telah meluncurkan program Kredit Pemilikan Rumah (KPR) sebesar 8,5 persen fixed selama lima tahun.

Menurut Senior Vice President Consumer Loans Bank Mandiri Harry Gale, program KPR berbunga rendah tersebut dimaksudkan untuk membantu masyarakat mendapatkan skema pembiayaan yang terjangkau dalam membeli rumah atau hunian yang sesuai dengan keinginan.

“Hal ini juga menjadi respon perseroan atas harapan regulator agar perbankan dapat terus menurunkan suku bunga kredit sehingga semakin memperkuat fungsi intermediasi perbankan dan menggerakan perekonomian,” tutur Harry.

Fenomena perbankan menurunkan suku bunga kredit termasuk untuk KPR secara berbondong-bondong meski bertahap menuai beragam tanggapan. Berikut adalah komentar masyarakat.

1. Adi Harnowo (38), Wiraswasta

"Sebagai peserta KPR BTN saya menyambut baik karena itu bakal meringankan beban cicilan bulanan. Tapi yang perlu kita tahu, apakah ada semacam surat perintah dari BI agar bank-bank menurunkan suku bunga kreditnya juga? kalau BI ada kebijakan tersebut perbankan tinggal ikuti saja, misalnya satu bulan setelah keputusan BI maka akan lebih baik lagi bagi peserta KPR. Tapi sejauh ini pelaksanaan di lapangan lancar-lancar saja, enggak ada masalah," kata pria yang bertempat tinggal di Bella Casa Residence, Depok, Jawa Barat ini.

2. Yenni Rahim (23), Pegawai Rumah Sakit

"Alhamdulillah lah kalau emang bunga turun, apalagi buat orang yang KPR-nya emang fleksibel dari awal dia jadi bayarnya bisa lebih rendah dari yang sebelumnya kan, soalnya setahu saya pembayaran KPR kalau suku bunga naik KPR-nya ikutan naik, kalau turun ya ikut turun, nah yang bikin nyekek itu kan kalau suku bunga lagi naik," ujar wanita yang tinggal di Grand Nusa Indah Cileungsi, Bogor, Jawa Barat tersebut.

 

3. Dhaifina Indriyanti (24), Ibu Rumah Tangga

"Baru tahu malah info kalau mau nurunin suku bunga, menurut saya ya bagus, soalnya itu yang bikin ringan cicilan, apalagi buat yang ngambil tenornya lama kaya saya 15 tahun. Tapi KPR pakai BTN bagus ya cepat waktu itu diproses enggak sampai seminggu langsung di Acc, sekarang sudah satu tahunan lebih," ujar wanita yang menggunakan KPR BTN Syariah ini.

(rhs)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini