nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Technopark Cimahi Ditargetkan Tuntas September

Koran SINDO, Jurnalis · Senin 18 Juli 2016 17:35 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2016 07 18 470 1440759 technopark-cimahi-ditargetkan-tuntas-september-i4MdtLgMKL.jpg Ilustrasi: Shutterstock

CIMAHI – Pemkot Cimahi menargetkan pembangunan technopark selesai September tahun ini. Nantinya, kawasan tersebut akan menjadi tempat bagi para pelaku usaha di Cimahi.

Asisten Ekonomi dan Pembangunan, Setda Kota Cimahi Benny Bachtiar mengatakan, proses pembangunan technopark akan selesai sesuai dengan jadwal. Mengingat hingga saat ini pembangunan sudah mencapai 58 persen. “Kami optimistis pembangunan sesuai rencana awal,” kata dia.  (Baca juga: Dua Taman Senilai Rp1,4 Miliar Mangkrak Tak Terurus)

Hal itu didasarkan pada hasil rapat koordinasi antara Pemkot Cimahi dengan kontraktor, bahwa pembangunan akan tuntas dalam waktu tiga bulan ke depan. Akan tetapi hal itu akan tercapai jika tidak ada gangguan.

“Salah satu kendala gangguan cuaca, tapi jika melihat kondisi lapangan tidak terlalu mempengaruhi,” ujar Benny.

Benny mengungkapkan, technopark sendiri nantinya akan dimanfaatkan untuk menampung para pelaku usaha untuk mengembangkan usahanya. Bahkan ke depannya agan diproyeksikan menggelar Baros Inter na sio - nal Animation Festival (BIAF).

“Salah satu target pembangunan technopark akan digunakan untuk kegiatan BIAF,” ungkapnya.

Sebelumnya, pembangunan technopark sempat di per soalkan terkait status tanahnya. Bahkan Anggota Komisi X DPR RI, Junico BP Siahaan mendatangi lokasi pembangunan Technopark, yang berada di Kelurahan Utama, Kecamatan Cimahi Selatan.

Dalam kesempatan tersebut, Junico coba menggali informasi dari masyarakat terkait status lahan yang digunakan technopark. “Saya mendapat informasi bahwa lahan yang digunakan bukan per untukannya karena sebelumnya lahan ini merupakan fasilitas olahraga,” tuturnya.

Meskipun begitu, Junico berharap ada jalan tengah dengan adanya perbedaan sudut pandang terkait status lahan tersebut. (Baca juga: Pengawasan Taman Publik Perlu Diperketat)

Mengingat tu juan dibangunnya gedung ini untuk menampung berbagai pelaku usaha, UMKM dan ekonomi kreatif yang juga ada kaitan dengan Komisi X. “Kami ingin ada jalan tengah dengan mengumpulkan berbagai informasi untuk ditindaklanjuti,” tandasnya.

(rzk)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini